Warga Mukomuko Lebih Memilih Budidaya Ikan Patin

MUKOMUKO, BE –  Warga kelompok pembudidaya ikan Lele di Kabupaten Mukomuko lebih memilih mengembangkan ikan Patin dibandingkan Ikan Lele. Karena, biaya perawatan serta angka kematian terhadap benih ikan Lele terlalu tinggi.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Mukomuko, Eddy Aprianto, S.P, M.Si melalui Kabid Budidaya Perikanan, Asbaz Novian, S.Pi, MM menyampaikan, kelompok budidaya ikan didaerah ini, mulai beralih mengembangkan ikan paten.

“Kelompok budidaya itu, lebih memilih ikan paten mudah perawatan serta tingkat kematian benihnya kecil. Sedangkan, ikan Lele, untuk biaya pakan mahal dan resiko kematian cukup tinggi,” katanya.

Pengembangan ikan paten yang bakal dilakukan kelompokbudidaya, pihaknya mengapresiasi. Namun untuk saat ini pemerintah belum dapat memberikan bantuan kepada kelompok. Baik berupa benih ikan, pakan, termasuk tempat untuk penangkaran. “Usulan anggaran untuk membantu kelompok tani pengembang ikan paten, sudah kami usulkan di APBD Perubahan 2020. Apakah direalisasi atau tidak belum diketahui pasti. Yang jelas, kamiterus berupaya untuk membantu masyarakat pembudidaya ikan air tawar di daerah ini,” ungkapnya.  (900)