Warga Miskin Gratis Berobat

RAPAT: Bupati BS pimpin rapat tentang biaya untuk berobat gratis bagi warga miskin di ruang rapat kantor Bupati BS, Senin (22/11).

KOTA MANNA, bengkuluekspress.com – Bupati Bengkulu Selatan (BS), Gusnan Mulyadi SE MM terus berupaya memaksimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat BS, terutama masyarakat miskin. Dirinya mengupayakan tersedianya dana untuk Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Sehingga seluruh masyarakat miskin di BS yang belum termasuk dalam program BPJS semuanya bisa berobat gratis.

“Kita akan terus upayakan agar semua warga miskin bisa berobat gratis,” katanya saat memimpin rapat di ruang rapat kantor Bupati BS, Senin (22/11).

Dikatakan Gusnan, tahun ini hanya dianggarkan dana untuk berobat gratis sangat minim. Sehingga tidak semua warga miskin bisa terlayani. Bahkan pelayanan berobat gratis hanya di rumah sakit dalam wilayah BS. Sehingga ke depan bisa berobat gratis hingga ke luar daerah. Dengan begitu warga akan lebih maksimal dalam menjalani pengobatan. Untuk itu, diharapkan nantinya dana untuk pelayanan kesehatan bisa masuk pada APBD BS 2022.

“Semoga nanti anggarannya bisa terwujud pada APBD BS,” ujarnya.

Dijelaskan Gusnan, pengobatan gratis bagi warga miskin menjadi program yang harus diperjuangkan. Sebab sangat penting. Karena warga miskin kesulitan untuk biaya pengobatan. Sehingga dirinya berharap, dukungan semua pihak, agar pelayanan kesehatan ke depan dapat lebih maksimal lagi.

“Program ini perlu dukungan semua pihak agar bisa terwujud,” harap Gusnan.

Kepala Dinas Kesehatan BS, Siswanto SSos MSi mengatakan pihaknya sudah mengajukan dana BPJS Kesehatan tahun 2022 sebesar Rp 30 miliar. Dana tersebut untuk pengobatan gratis seluruh warga miskin di BS sebanyak 53 ribu jiwa. Sedangkan pada tahun 2021 hanya dianggarkan Rp 1,2 Miliar. Dengan begitu pelayanan kesehatan bagi warga miskin tidak bisa berjalan maksimal. Sedangkan tahun sebelumnya dianggarkan Rp 18 Miliar untuk berobat gratis warga miskin sebanyak 42 ribu orang. Adapun warga BS yang miskin saat ini sebanyak 53 ribu orang. Sehingga dengan dana tersebut, ada 11 ribu warga miskin di BS tidak mendapatkan pelayanan kesehatan gratis.

”Usulan sudah kami sampaikan, semoga tahun 2022 nanti dana untuk berobat gratis bisa disetujui sebesar Rp 30 miliar agar seluruh warga miskin di BS bisa berobat gratis,” ujar Siswanto. (369)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*