Warga Keluhkan Penanganan Banjir Hingga Kurangnya Perhatian Pemerintah Terhadap Kepemudaan

Foto Hendrik/ BE – anggota DPRD Provinsi Bengkulu Sefty yuslinah S.Sos, M.AP menyerap aspirasi warga di RT 02 kelurahan jalan Gedang Kota Bengkulu yang juga sekaligus sekretariat KNPI Kota Bengkulu.

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Masyarakat kota Bengkulu masih mengeluhkan masalah penanganan banjir hingga perhatian serius pemerintah daerah dalam pemberdayaan kepemudaan.

Hal itu diketahui saat anggota DPRD Provinsi Bengkulu Sefty yuslinah S.Sos, M.AP menyerap aspirasi warga di dua lokasi yakni RT 02 kelurahan jalan Gedang Kota Bengkulu yang juga sekaligus sekretariat KNPI Kota Bengkulu dan RT 03 Kelurahan pemwtang Gubernur.

Salah satu peserta, Dian (40th) warga RT 03 kelurahan Pematang Gubernur mengeluhkan, banjir yang selalu datang menghampiri kediamannya ketika musim penghujan datang. Ia meminta solusi dari pemerintah agar menindak lanjuti keluhannya.

“Pemerintah harus carikan solusi yang baik agar kami tidak lagi terkena banjir saat musim hujan,” ungkapnya

Selain itu, ketua RT 02 Jalan Gedang Supratman, MSi yang juga Ketua KNPI kota Bengkulu itu, mengeluhkan kurangnya perhatian secara serius dalam pemberdayaan kepemudaan di Kota Bengkulu. Terlebih, para pemuda merupakan generasi penerus bangsa yang harus dan ikut terlibat dalam pembangunan di daerah.

“Kita KNPI siap bersinergi dan berkolaborasi jika dibutuhkan dalam pembangunan daerah agar lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Sefty Yuslinah mengapresiasi para pemuda dan pemudi yang tergabung dalam KNPI di bawah komando Supratman, memiliki semangat tinggi untuk membangun daerah, khususnya Kota Bengkulu. Apalagi berbagai usulan yang disampaikan untuk bisa ditindak lanjutinya kepada pemerintah daerah, sangat luar biasa.

Seperti, lanjutnya, penerangan jalan umum (PJU) berupa lampu jalan protokol, dipersimpangan hingga jalan lingkungan dipemukiman warga. Termasuk juga keberadaan sampah di jalan belakang Gedung Balai Buntar, yang sampai menggangu penciuman warga.

“Khusus masalah PJU dan sampah, setiap kali saya reses selalu disampaikan warga. Mudah-mudahan setelah kita sampaikan nanti ada solusi yang diambil Pemerintah Kota Bengkulu,” ungkapnya.

Selain itu, sambungnya, seiring dengan proses pembuatan Raperda Anti Narkotika, generasi muda menyuarakan bahaya narkoba dan zat adiktif lainnya. Sehingga perlu adanya langkah kongkrit dari pemerintah daerah bersama aparat terkait di daerah ini.

Ia menambahkan, disamping itu, dimasa kepemimpinan Gubernur Rohidin Mersyah dan Wakil Gubernur (Wagub) Rosjonsyah ini, warga menagih 18 janji politiknya pada Pilkada lalu, diantaranya, bantuan LPG 3 Kg, biaya pendidikan gratis, dan pembebasan pajak kendaraan bermotor.

“Kami dari PKS selaku parpol pengusung pertama, tentu akan mengingatkan Gub- Wagub, agar merealisasikan janjinya kepada masyarakat se Provinsi Bengkulu ini, dengan diback up Organisasi Perangkat Daerah (OPD), minimal secara bertahap di tengah pandemi dengan dimulai pada tahun depan,” tutupnya. (HBN)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*