Vihara Rukun Maintreya Direnovasi, Dedy: Bengkulu Kota Religius Bagi 5 Agama Diakui Pemerintah

Jos/BE
Kegiatan seremimonial peletakan batu pertama rehab Vihara Rukun Maitreya yang digelar oleh Majelis Pandita Buddha Maitreya Indonesia (MAPANBUMI) Bengkulu

BENGKULU, BE – Kota Bengkulu adalah Kota Religius bagi semua agama yang diakui oleh Pemerintah. Pernyataan ini diungkapkan Wakil Wali Kota Bengkulu, Dr. Dedy Wahyudi SE MM, saat menghadiri peletakan batu pertama renovasi pembangunan Vihara Rukun Maitreya yang digelar oleh Majelis Pandita Buddha Maitreya Indonesia (MAPANBUMI) Bengkulu di Jalan Hibrida Raya No 03 RT 08 RW 07 Kelurahan Sido Mulyo Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu.

Peletakan batu pertama pembangunan Vihara Rukun Maitreya ini sendiri, tidak hanya dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bengkulu, ikut
hadir secara langsung dalam pembukaan yang berlangsung pada hari Minggu (10/10) siang. Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, DR H Zahdi Taher, MHI. Kapolres Kota Bengkulu, AKBP Andy Dady Nurcahyo Widodo, Dandim 0407 Bengkulu, Kolonel Infantri Uchi Cambayong. Ketua Umum PSMTI Provinsi Bengkulu, Bebby Hussy dan unsur FKPD lainnya.

Wakil Walikota Bengkulu, Dr Dedy Wahyudi, SE MM, usai secara simbolis peletakan batu pertama ketika ditemui Bengkuluekspress.com mengatakan, negara dan institusi mengatur setiap warga negara berhak untuk mengatur dan menjalankan kepercayaan masing-masing.

“Maka kami selaku Pemerintah Daerah Kota Bengkulu tentu melindungi juga bagi umat Buddha yang ingin beribadah kami selaku pemerintah kita memberi ruang untuk itu. Selamat kepada umat Buddha yang hari ini melakukan peletakan batu pertama renovasi Vihara Rukun Maitreya. Semoga pembangunannya lancar dan mari kita selalu jaga kerukunan antar umat beragama di Bengkulu. Kota ini kota religus, religius bagi semua agama, 5 agama yang di akui oleh negara atau pemerintah, maka berhak untuk menjalankan kepercayaannya di Kota Bengkulu” terang Dedy Wahyudi.

Hal senada juga disampaikan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, DR H Zahdi Taher, MHI. Saat menyampaikan sambutan dia mengatakan,”Kita adalah satu keluarga di dalam rumah yang sama, yakni Indonesia.”

Dalam perjalanan kebersamaan kita umat Buddha sudah cukup andil dalam mencermin kehidupan yang rukun dan harmonis sehingga hari ini saudara-saudara kita umat Buddha sebentar lagi akan menempati sebuah vihara yang cukup indah yang cukup memadai sebagai pusat peribadatan saudara kita umat Buddha.

“Mari bersama-sama kita tingkatkan keimanan kita sesuai keyakinan masing-masing. Jaga kerukunan dan keharmonisan bersama”, tutup Zahdi Taher.

Sementara itu, Ketua PSMTI Provinsi Bengkulu, Bebby Hussy menyampaikan, PSMTI Provinsi Bengkulu sangat mendukung renovasi
pembangunan Vihara Rukun Maitreya yang digelar Majelis Pandita Buddha Maitreya Indonesia (MAPANBUMI) Bengkulu ini.

Bebby Hussy menjelaskan, bangunan vihara sebelumnya kurang mendukung dan memadai. Sementara penambahan umat Buddha saat ini semakin banyak. Jadi kita berharap nanti umat Buddha yang ada di Kota Bengkulu bisa beribadah pada tempat yang lebih baik dan lebih nyaman serta memadai. Jika sudah dilakukan renovasi Vihara Rukun Maitreya ini nantinya.

”Tidak lupa juga kami dari PSMTI Provinsi Bengkulu ingin menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah, khususnya
Pemerintah Kota Bengkulu dan juga warga sekitar, yang sudah mendukung akan keberadaan Vihara Rukun Maitreya sangat baik dan
sangat mendukung. Kami berharap agar kedepan selain semua umat Buddha bisa beribadah dengan tenang juga bisa menjaga kerukunan umat beragama termasuk masyarakat sekitar vihara”, tutup Bebby Hussy. (Cik7)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*