Usulan di Musrenbang Harus Diakomodir

Foto 3 Hendrik/ BE – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu, Tantawi Dali, S.Sos, MM

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Pemerintah Daerah (Pemda) harus merealisasikan usulan pembangunan yang dihasilkan pada pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang).

Pasalnya, beberapa waktu kedepan bakal diagendakan Musrenbang tingkat kecamatan, dan tentunya dalam Musrenbang itu ada banyak usulan terutama yang bersifat pembangunan infrastruktur diyakini berkaitan erat dengan kepentingan masyarakat.

“Musrenbang pasti erat dengan usulan-usulan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat. Apalagi nantinya dilanjutkan dengan Musrenbang tingkat kabupaten/kota, provinsi, dan nasional,” kata Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Tantawi Dali, S.Sos, MM, Jumat (14/1).

Menurutnya, dalam merealisasikan usulan masyarakat, memang bukan perkara mudah. Apalagi saat ini anggaran dialihkan untuk penanganan dampak pandemi Covid-19.

“Makanya saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi Covid-19. Seperti dengan senantiasa disiplin menerapkan protokol kesehatan,” tegasnya.

Ketika,Covid-19 berhasil diperangi, maka nantinya anggaran yang selama ini diperuntukkan bagi penanganan Covid-19, kembali bisa dialokasikan untuk pembangunan seperti infrastruktur. Tidak bisa dipungkiri pandemi ini memberikan dampak yang besar terhadap agenda-agenda pembangunan daerah.

Ia mencontohkan, seperti di tingkat provinsi saja, DAK dan DAU sudah jauh berkurang. Sehingga memberikan dampak terhadap APBD provinsi yang dulunya mencapai Rp 3,4 triliun, tapi tahun ini hanya Rp 2,8 triliun.

“Jadi ada pengurangan sekitar Rp 600 miliar, dan pengurangan itu salah satunya karena diperuntukkan untuk penanganan dampak pandemi,” sesalnya.

Coba saja, sambungnya jika Rp 600 miliar itu dialokasikan untuk pembangunan. Berapa banyak infrastruktur yang bisa dibangun pada 10 kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu ini.
“Namun terlepas dari hal itu, kita tetap meminta agar Pemda tetap mengutamakan pembangun infrastruktur di tengah-tengah masyarakat,” ujar Ketua Fraksi NasDem DPRD Provinsi Bengkulu ini.

Karena pembangunan yang urgen itu tentunya infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan irigasi. Jangan bicara kesejahteraan masyarakat kalau infrastruktur tidak dibangun.

“Infrastruktur disini tentunya bukan yang seperti pembangunan atau rehab gedung, ini malah tidak urgen. Makanya saya minta Gubernur juga dapat memberikan perhatian khusus dalam masalah ini,” tutupnya. (HBN)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*