Turnamen Bola, Ricuh

ARGA MAKMUR, BE – Kompetisi sepak bola yang digelar di lapangan 45 Arga Makmur, berlangsung ricuh. Puluhan suporter pendukung PS Sayap Emas Ketahun dan PS Persikan Karang Anyar, terlibat adu jotos di lapangan. Bahkan akibat keributan yang terjadi, petugas kepolisian yang melakukan pengamanan mengeluarkan tembakan peringatan sebanyak dua kali untuk menghentikan kerusuhan yang terjadi. Untungnya keributan yang terjadi bisa dihentikan akibat bubarnya para suporter kedua kesebelasan. Namun demikian, Yodi dan Siswani dua pemain dari PS Sayap Emas Ketahun mengalami luka-luka akibat dikeroyok oleh pendukung PS Persikan. Jalannya pertandingan antara kedua kesebelasan yang bertemu pada sore kemarin memang cukup panas. Kedua tim yang saling serang memperlihatkan permainan yang menjurus keras dan mengakibatkan terpancingnya emosi para pemain dan suporter kedua kesebelasan. Puncaknya sekitar pukul 18.00 WIB pada menit akhir babak kedua dengan kedudukan imbang 1-1. Terjadi berulang kali keributan antar pemain yang mengakibatkan wasit melerai cek-cok yang terjadi di lapangan dengan menghentikan pertandingan untuk sementara waktu. Saat pertandingan dihentikan tersebut, datang salah seorang yang diduga pendukung PS Persikan mendatangi tim PS Sayap Emas dan langsung melayangkan pukulan ke salah satu pemain tim tersebut. Akibat pancingan tersebut, para pendukung PS Persikan yang jumlahnya cukup banyak langsung menyerbu para pemain PS Sayap Emas dan mengakibatkan para pemain lari tunggang langgang meninggalkan lapangan. Namun dua orang pemain PS Sayap Emas berhasil ditangkap massa dan menjadi pelampiasan pemukulan. (212)