Tokoh Bengkulu Ziarah ke Makam Pangeran Mangkurajo

Foto IST/BE – ketika pembersihan dan tabur bunga di area permakaman.

Bengkulu, bengkuluekspress.com – Pada Ahad, 19 Desember 2021 pukul 09.00 pagi WIB diadakan ziarah ke makam Pangeran Mangkurajo yang terletak di sebelah Kantor Lurah Kampung Kelawi (Sebelah Pemadam Kebakaran) Kampung Kelawi Kota Bengkulu

Pemerhati sejarah, Taufik Kamidan mengatakan, bahwa dalam acara itu turut diundang beberapa tokoh Bengkulu diantaranya Irjen Pol Drs. Guntur Setyanto,MSi, Kapolda Bengkulu, H.Andrian Wahyudi,SE, anggota DPRD Prop Bengkulu, Romeli Santiago Abbas,STP, Kepala BPN Kabupaten Kepahiang, namun karena beberapa kesibukan. Yang hadir hanya Andrian Wahyudi, SE.

“Keluarga Besar Zuriat Pangeran Mangkurajo (Raja Sungai Lemau dan Keluarga Besar uriat Bangkahulu juga hadir,” ujar Taufik Kamidan.

Dalam acara ziarah itu diisi dengan kegiatan membersihkan dan menginventarisir makam-makam para leluhur tokoh tokoh di Bengkulu utamanya Tuanku Pangeran Mangkurajo, Daeng Mabela, Encik siyah dan istri tuanku Mangkurajo.

Diharapkan dengan mengenang dan mengingat kembali marwah dan ajaran para leluhur bisa menjadi energi positif bagi generasi yang muda di Bengkulu.

Sebelum dibersihkan, kondisi makam raja, Petinggi Bangkahulu sangat memprihatinkan, sangat tidak terawat. Areal makam dipenuhi semak belukar atau tumbuhan liar. Padahal beliau adalah salah seorang tokoh yang memimpin penyerangan ke Benteng Marlbrough pada tahun 1719, sehingga pasukan Inggris lari ke negaranya.

“Karena itu, kami penggiat sejarah yang tergabung dalam wadah Zuriat Bangkahulu membersihkan areal makam tersebut. Paling tidak, dengan dibersihkannya makam tersebut areal makam menjadi lebih bersih dan terang. Selain itu, timbul rasa kepedulian masyarakat agar dapat menjaga dan merawat areal makam tersebut.

Dan yang terpenting adalah, adanya wujud perhatian pihak terkait dari Pemerintah Kota atau pun Pemerintah Propinsi Bengkulu agar dapat mengusulkan makam tersebut menjadi cagar budaya, merenovasi makam menjadi lebih baik dan layak,” ujar Taufik Kamidan yang juga cucu Pejuang Kemerdekaan Kolonel Zakaria Kamidan ini.

Ditambahkan oleh Ahmad Wali Rajo Mangkuto, SH,MH Dosen Fakuktas Hukum Universitas Bengkulu bahwa makam tersebut sebagai bukti sejarah kejayaan Bangkahulu masa lampau, dengan direnovasinya makam tersebut bisa menjadi tujuan wisata religi di Kota Bengkulu. (rls)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*