Timses Aher-Deddy Bekuk Pemasang Spanduk ‘Black Campaign’

Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Jawa Barat menangkap tiga orang yang sedang memasang spanduk untuk menyerang calon gubernur incumbent, Ahmad Heryawan. Penangkapan ini berlangsung hanya berselang sehari sebelum pemungutan suara.

Saat ini, para pelaku sedang dimintai keterangan oleh Panwaslu. Penangkapan dilakukan saat tim Aher-Deddy mendapatkan informasi adanya pemasangan spanduk di salah satu sudut Kota Bandung.

Setelah melakukan pengintaian, mereka lantas melakukan penangkapan dan menyeret para pelaku ke kantor Panwaslu Jabar.  “Iya ditangkap, kita sebenarnya dapat informasi dulu dari tim, lalu monitoring dan benar pelaku kita ketahuan,” kata seorang sumber yang mengaku anggota tim sukses Aher-Deddy di Panwaslu Jabar, Sabtu (23/2).

Namun, dia menolak membeberkan para pelaku yang melakukan pemasangan spanduk bernada kampanye gelap tersebut. Dia juga enggan menyebut asal itu berasal dari salah satu calon. “Pokoknya kita tangkap di Bandung,” jelas pria berbadan tegap tersebut.

Pantauan merdeka.com, pelaku sedang dimintai keterangan berjumlah tiga orang. Mereka sedang diinterogasi oleh tim Panwaslu.

Untuk diketahui, kemarin kubu Aher-Deddy Mizwar melapor ke Panwaslu Jabar karena ditemukan lembaran yang menyerang pasangan nomor 4.

Ragam bentuk tulisan tersebut. Ada yang menyebut Aher beristri dua, tersandung kasus korupsi, dan mengait-ngaitkan dengan kasus suap impor daging yang melibatkan mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq.(**)