Polisi Segera Olah TKP Khatulistiwa

TRI/BE – Kondisi toko khatulistiwa pasca kebakaran hebat

Bengkulu, bengkuluekspress.com – Pasca kejadian kebakaran Toko New Khatulistiwa, pada selasa (23/11).    Senin (24/11) ini, Tim Kepolisian Resort (Polres) Bengkulu,  menjadwalkan segera melakukan olah tempat kejadian pekara (TKP).  Kegiatan olah TKP ini dilakukan dengan melibatkan tim Laboratorium Forensik (Labfor) Palembang, Sumatera Selatan. Pelaksanaan Olah TKP masih menunggu Tim Labfor Palembang tiba.

Olah tkp ini dijelaskan Kapolres Bengkulu, AKBP Andi Dady, bakal melibatkan tim laboraturium forensik dari Provinsi Sumatera Selatan. Hal itu dilakukan untuk mengetahui pasti penyebab kebakaran yang menewaskan empat orang korban jiwa, diantaranya pemilik toko khatulistiwa, anak serta pembantu.

“Sejak tadi malam Anggota Polres Bengkulu masih mengamankan TKP dan hari ini kita rencanakan melakukan olah TKP gabungan bersama Tim Laboraturium Forensik dari Sumatera Selatan,” kata AKBP Andi Dady.

Selain Olah TKP, pihak kepolisian juga melakukan perhitungan terkait kerugian yang terjadi akibat kebakaran yang menghanguskan toko empat lantai beserta isi dari seluruh penjualan khatulistiwa.

“Selain korban jiwa kejadian ini juga ada kerugian materil, namun belum bisa ditafsirkan,”ucap Kapolres Bengkulu.

Sementara itu, diketahui satu korban selamat dari kejadian kebakaran dikhatulistiwa ini Anton (39). Suami dari korban (istri) Yeni (38). Sedangkan terhadap keempat korban yang meninggal di lokasi kebakaran kondisi tubuhnya nyaris tidak dapat dikenali lantaran sudah hangus terbakar saat kejadian.

“Terhadap korban sudah meninggal dunia dengan kondisi luka bakarnya 100 persen,” tutup AKBP Andi Dady.

Diketahui sebelumnya, Toko khatulistiwa mengalami kebakaran hebat sekira pukul 05.30 pada Selasa (23/11). Api baru berhasil dipadamkan sekira pukul 11.40 WIB.  Dari kejadian tersebut pemilik toko serta anaknya menjadi korban meninggal dunia, tak dapat diselamatkan.  (Cw1)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*