Tidak Ada Anggaran, Penambahan Koleksi Museum Bengkulu Andalkan Hibah Masyarakat

Kepala Kantor Museum Bengkulu, Didi Hartanto

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Sepanjang tahun 2021 hingga Mei 2022 ini, koleksi Museum Provinsi Bengkulu hanya bertambah 2 unit. Hal itu karena tidak ada anggaran untuk untuk alokasi dana penambahan koleksi tersebut.

Kepala Kantor Museum Bengkulu, Didi Hartanto mengatakan, barang koleksi Museum Provinsi Bengkulu sebanyak 6.135 unit, dan sepanjang tahun 2021 hanya bertambah 2 koleksi.

“Sampai saat ini koleksi kita di Museum Bengkulu kurang lebih 6.135-an belum termasuk ada penambahan tahun 2021 kemarin 2 koleksi,” ujar Didi Hartanto, kepada bengkuluekspress.com, Rabu (25/05).

Sebab itu, kata Didi, karena tidak ada anggaran untuk pengadaan koleksi maka penambahan koleksi hanya menunggu hibah dari masyarakat.

Foto Rio/ BE – Kunjungan pelajar ke museum sebelum pandemi Covid-19.

“Untuk anggaran pengadaan kita di museum sampai hari ini tidak ada. Pengadaan hanya berdasarkan hibah dari masyarakat,” tambah Didi.

Didi juga mengatakan, pemberhentian alokasi dana untuk pegadaan koleksi Museum Bengkulu karena pemerintah ada pertimbangan yang lebih prioritas dari pada dialokasikan untuk pengadaan koleksi museum. “Pernah pengadaan dulu kan, mungkin disetop pengadaan karena ada pertimbangan yang lebih bagus. Gak ada pengalokasian dana untuk pengadaan,” jelasnya.

Sebab itu, karena mengandalkan hibah masyarakat, Didi Hartanto mengajak masyarakat Bengkulu yang menyimpan koleksi benda-benda bersejarah, seandainya tidak mampu mampu merawat atau menyimpan bisa dihibahkan ke Museum Provinsi Bengkulu.

“Kepada masyarakat Bengkulu, yang ada menyimpan koleksi benda-benda bersejarah, bagi masyarakat yang menyimpan benda-benda seperti itu kalau seandainya tidak mampu untuk merawat atau menyimpan. Jadi kami sangat berharap mareka mau menghibahkan museum bengkulu,” imbau Didi.(CW3/ASEPTO).