Tangani Covid-19, Polda Bengkulu Libatkan Tokoh Agama

Rizki/BE
Tokoh agama mengajak pasien Covid-19 berdoa untuk memohon kesembuhan 

BENGKULU, BE – Kepolisian Daerah Bengkulu terus berupaya membantu pemerintah Provinsi Bengkulu dalam hal penanganan covid-19. Meski sekarang ini kasus covid-19 di Provinsi Bengkulu, sudah mengalami tren penurunan, tetapi kegiatan pencegahan dan penanganan covid-19 tetap dilakukan Polda Bengkulu dan jajaran.

Salah satu inovasi yang dinilai cukup membantu masyarakat terdampak covid dengan program melibatkan tokoh agama dalam penanganan Covid-19.

“Tokoh agama dilibatkan untuk pembinaan rohani. Tujuannya memberikan semangat spiritual individu pasien covid-19 yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit. Harapannya jika pasien mendapatkan pembinaanrohani, imunitas akan meningkat sehingga kesehatan akan cepat pulih.” ujar Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno SSos MH kepada BE.

Program melibatkan tokoh agama dalam penanganan covid-19 ini inovasi di Kapolda Bengkulu Irjen Pol Drs Guntur Setyanto. Biasanya kegiatan pembinaan rohani dilakukan setiap hari Jumat. Tokoh agama yang ditunjuk menggunakan pakaian covid-19 layaknya tenaga kesehatan yang sedang merawat pasien covid-19.

“Kegiatan semacam itu digagas Bapak Kapolda. Harapannya pasien covid-19 meningkat imunitasnya kemudian dari sisi spiritual juga meningkat,” jelas Kabid Humas.

Kegiatan tersebut sudah berlangsung sekitar sebulan. Polda Bengkulu menggandeng instansi terkait, seperti Kanwil Kemenag dan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Bengkulu. Program tersebut dinilai cukup efektif memberikan semangat untuk sembuh bagi pasien terkonfimasi covid-19. Dalam pelaksanaannya tentu menyesuaikan kepercayaan dari si pasien, jika islam akan ada ustadz yang memberikan pembinaan rohani dan jika kristen pendeta yang dilibatkan.

“Sudah berlangsung secara berkala. Bukan hanya Polda Bengkulu tetapi Polres jajaran juga mengikuti hal serupa. Polda Bengkulu bekerja sama dengan FKUB dan Kanwil Kemenag,” imbuhnya.

Lebih lanjut Kabid Humas mengatakan, meski kasus covid-19 di Provinsi Bengkulu sudah mulai menurun, tetapi masyarakat tetap diminta tidak mengabaikan protokol kesehatan. Dengan menerapkan prokes dalam kehidupan sehari-hari kemudian menuruti aturan dari pemerintah maka akan lebih maksimal pencegahan covid-19 di Provinsi Bengkulu.

“Seluruh elemen masyarakat haruis tetap patuh terhadap protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan terjadinya penularan covid-19,” pungkas Kabid Humas.(167/ZLM)

 







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*