Soal TPG, PGRI Ngadu ke DPRD BS

HEARING: PGRI hearing ke DPRD BS terkait TPG yang menunggak, Senin (22/2).

KOTA MANNA, bengkuluekspress.rakyatbengkulu.com – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Bengkulu Selatan (BS), Senjn (22/2) mendatangi DPRD BS. Mereka mengeluhkan tunjangan profesi guru (TPG) tahun lalu yakni satu bulan pada November 2020 lalu yang belum dibayarkan Pemda BS. Padahal mereka sangat membutuhkan uang tersebut.

“Kedatangan kami ke DPRD BS ini untuk menyampaikan keluhan kami, sebab sampai saat ini TPG kami November 2020 belum juga cair,” kata ketua PGRI BS, Guswarli Effendi, saat hearing bersama Komisi 3 DPRD BS, Senin (22/2).

Dikatakan Guwarli, sebelumnya dana TPG tersebut sudah ditransper pemerintah pusat ke kas daerah untuk dua bulan yakni Oktober dan November 2020. Hanya saja, baru dicairkan Pemda BS satu bulan saja yakni hanya untuk bulan Oktober. Sehingga pihaknya kembali menuntut agar TPG tersebut segera dicairkan.

“Itu kan hak kami, wajar kalau kami menuntut agar bisa segera dicairkan,” ujarnya.

Ketua komisi 3 DPRD BS, Holman SE ikut prihatin dengan nasib yang dialami ribuan guru penerima TPG. Hanya saja mereka belum menikmatinya. Sedangkan mereka selalu dituntut untuk bekerja maksimal dalam mendidik generasi muda BS. Untuk menyiapkan calon pemimpin yang berkualitas di masa depan.

“Itu kan hak mereka, apa lagi uangnya sudah ditransper pusat, jangan ditunda-tunda segera bayar,” ujar Holman.

Sektetaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan BS, Agustian SSos mengaku dalam waktu dekat segera membayarkan TPG tersebut. Dikatakannya dalam sehari dua ini TPG akan ditransperkan ke rekening masing-masing guru penerima.

“Insya Allah sehari dua ini segera kami salurkan, ” ujarnya singkat. (369)