Skate Raflesia Bengkulu, Tidak Memandang Usia

BENGKULU, bengkuluespress.com – Skateboard salah satu jenis olahraga yang memang tidak semua orang bisa melakukannya. Untuk memainkan skateboard tersebut perlu keterampilan khusus, sebab untuk mengendarai papan luncur yang dibuat dengan empat roda ini memerlukan keseimbangan, agar dapat meluncur ke sana ke mari.

FOTO PANDU BE-sedang bermain skateboard bersama

Di Kota Bengkulu sendiri sudah ada komunitas skateboard yang bernama Skate Raflesia Bengkulu (Sk8rabel). Komunitas ini berdiri sejak tahun 2004 atau 18 tahun yang lalu, dan tetap eksis hingga sekarang.

Olahraga yang satu ini sangat banyak diminati, terlebih lagi dari kalangan anak muda. Jadi tidak heran lagi jika anggotanya begitu lumayan banyak.

Megi (25), salah seorang anggota komunitas mengungkapkan, asal asul terbentuknya komunitas Skate Raflesia Bengkulu ini berawal dilihat dari banyak anak muda Bengkulu yang suka memainkan skateboard.

FOTO PANDU/BE – Salah seorang anggota komunitas sedang menunjukan skill skateboard

“Terbentuk atas kemauan bersama dan untuk memajukan budaya skateboard serta untuk mencari teman baru,” kata Megi, saat diwawancarai bengkuluekspress.com, Kamis (10/2).

Dalam komunitas skateboard tidak hanya khusus anak muda saja, siapa pun bisa gabung asal bisa memainkan skateboard.

“Komunitas ini tidak memandang usia, karena di sini ada yang paling mudah berumur 5 tahun dan 40 tahun yang paling tuanya, jadi siapa saja boleh gabung,” lanjut Megi.

Untuk melihat kemampuan skill dari pemain skateboard, setiap tahun komunitas Skate Raflesia Bengkulu selalu mengadakan event, agar yang gemar bermain skateboard tahu bahwa ada wadah untuk mereka salurkan dan berharap lebih banyak anggota yang bergabung di komunitas.

“Olahraga ini sangat mendidik dan positif. Selain itu juga, menjadi sebuah tantangan bagi yang hobi dengan tantangan dan kesabaran ini,” tutup Megi. (PANDU/MG02).