Sepuluh Orang Penumpang Ditinggalkan Pesawat Lion Air

TRI/ BE – Eksekutif General Manager PT. Angkasa Pura II (Persero) Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu Heru Karyadi

Bengkulu, bengkuluekspress.com – Ada sepuluh penumpang dari Bengkulu yang akan berangkat ke Jakarta tertunda keberangkatan lantaran ditinggal pesawat dengan maskapai Lion Air, Jumat (27/5).

Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 0639 harus meninggalkan sepuluh penumpang yang akan berangkat ke Jakarta karena alasan kapasitas penumpang penuh.

Padahal total keseluruhan penumpang dalam pesawat Lion Air untuk hari ini berjumlah 215 orang atau penumpang. Namun, setibanya di bandara pesawat hanya berkapasitas 189 penumpang. Sehingga menimbulkan kekecewaan bagi para penumpang.

Seperti yang disampaikan salah satu penumpang bernama Wahyu, dirinya kecewa atas kejadian ini, yang mana saat boarding tidak ada pemberitahuan sama sekali.

“Kami kecewa sama Lion Air, kita mau berangkat malah gagal. Alasanya pesawat tidak cukup kapasitas penumpangnya bukan salah kita, pihak maskapai ya yang tau,” kata Wahyu dengan nada kecewa.

Ia menambahkan, penundaan ini membuat akitivitasnya terganggu. Bukan permasalahan tiket sambung Wahyu, namun ini persoalan waktu yang harusnya saya tiba pada pukul 10.00 wib jadi tertunda.

“Harusnya saya tiba di Jakarta pada pukul 10.00 WIB, karena ada hal penting yang harus saya kerjakan namun ini harus tertunda”, sambungnya.

Sementara itu, Eksekutif General Manager PT. Angkasa Pura II (Persero) Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu Heru Karyadi membenarkan kejadian yang dialami sepuluh penumpang tersebut.

Dikatakan Heru, ada sepuluh orang penumpang Lion Air hari ini tidak dapat dilayani terbang ke Jakarta sesuai dengan jadwal karena keterbatasan kapasitas pesawat.

“Benar, ada penumpang pesawat Lion Air yang tidak bisa ikut penerbangan JT 0639, karena kapasitas pesawat Lion Air yang tiba di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu merupakan pesawat dengan jenis Boeing 737-800NJ dengan kapasitas 189 penumpang, padahal sebelumnya dijadwalkan yang tiba adalah pesawat dengan jenis Boeing 737-900IR,” jelas Heru.

Masih kata Heru, dari keterangan pihak maskapai kepada pihak PT. Angkasa Pura II, Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, kejadian ini terjadi karena kesalahan teknis pada pesawat Lion Air yang dijadwalkan tiba di Bengkulu untuk melayani 215 penumpang.

Kendati demikian, untuk mengakomodir sepuluh orang penumpang pesawat yang tertunda berangkat ini, pihak maskapai telah melakukan upaya mengalihkan penerbangan ke maskapai Garuda Airlines namun gagal, sehingga pihak Lion Air memberikan tiket penerbangan selanjutnya pada siang hari ini.

“Technical operation dari pihak Lion Air, kemungkinan ada maintenance dari pesawat sehingga yang datang di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, bukan jenis Boeing 737-900IR melainkan 737-800NJ. Tapi tadi, pihak maskapai telah mengupayakan untuk mengalihkan ke Garuda, namun karena waktu mepet sehingga hanya ada satu penumpang saja yang terakomodir, namun untuk sisanya pihak Lion Air telah memberikan layanan untuk penerbangan pada siang hari ini, secara gratis,” tutup Heru Karyadi. (TRI).



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*