Seminggu Kedepan Curah Hujan Tinggi

Prakiraan Angin Lapisan 3000 feet /20 Januari 2022

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Memasuki awal tahun, BMKG himbau masyarakat untuk berhati-hati karena intensitas hujan meningkat dalam minggu ini terkhusus untuk daerah Lebong dan Kepahiang. Sedangkan di Kota Bengkulu sendiri beberapa hari belakangan ini memang tidak terlalu signifikan dalam artian satu minggu belakangan itu malah cenderung panas dan walaupun hujan hanya sedikit. Akan tetapi dua hari belakangan, termasuk hari ini curah hujannya juga mulai meningkat.

Haris Syahid Hakim (35), prakirawan BMKG mengatakan, dalam minggu ini intensitas hujan akan terus meningkat terkhusus daerah Lebong, Kepahiang dan Kota Bengkulu dengan intensitas hujan mencapai 30 mm.

“Dalam minggu ini diperkirakan intensitas hujan akan terus meningkat khususnya daerah Lebong, Kepahiang dan Kota Bengkulu,” kata Haris, Rabu (19/1).

Prediksi Curah Hujan Harian, Selasa 18 Januari sampai Minggu 23 Januari 2022

Kemudian di wilayah Kota Bengkulu untuk satu minggu kedepan mungkin ada peningkatan juga untuk jumlah hujannya, namun sedikit meningkat tapi tidak sederas ataupun selebat di wilayah-wilayah lain.

“Untuk Kota Bengkulu sendiri kategorinya itu masih ringan sampai sedang, biasanya terjadi di sore sampai dengan malam,” ujar Haris.

Penyebab utama cuaca buruk dalam beberapa hari belakangan ini yaitu adanya tekanan rendah di wilayah selatan Pulau Jawa yang menyebabkan belokan angin, jadi untuk saat ini sampai seminggu kedepan pun masih sama, terutama kalau dilihat dari ganbar. Fenomena tekanan rendah ini muncul di wilayah selatan Papua, jadi tekanan tersebut membentuk pertemuan masa udara atau pertemuan angin, jadi itu yang menyebabkan tumbuhnya awan-awan hidrogen terutama di pesisir wilayah Sumatera bagian barat bahkan sampai nanti ke Pulau Jawa, itu yang menyebabkan intensitas hujan meningkat.

“Penyebabnya dari cuaca buruk beberapa hari ini yaitu adanya tekanan rendah di wilayah selatan Pulau Jawa yang menyebabkan adanya belokan angin, sehingga membentuk pertemuan masa udara yang menyebabkan intensitas hujan meningkat,” ujarnya.

Dari pihak BMKG juga tetap menghimbau agar semua masyarakat di provinsi Bengkulu khususnya yang tinggal di daearah tebing atau langganan banjir untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam beberapa minggu ke depan.

“Ya kalau untuk imbauan tetap ada ya, yang pertama memang untuk seminggu kedepan inikan curah hujan sudah mulai meningkat dan terus menerus tanpa henti, jadi kita mengimbau masyarakat tetap waspada terutama yang tinggal  di wilayah tebing atau langganan banjir,” imbau Haris.

Yang perlu di waspadai juga yaitu angin, selain angin nanti dia juga akan memicu tinggi gelombang, jadi yang untuk wilayahnya pesisir tetap berhati-hati. Kemudian juga untuk para nelayan, dari BMKG hanya memberikan informasi untuk selalu berhati-hati di karenakan untuk seminggu kedepan maksimum gelombang mencapai 2,5 samapai 3,5 meter. Karena adanya pertemuan tekanan rendah di wilayah selatan Papua, memicu pertemuan massa udara, jadi wilayah pesisir Sumatera bagian tengah hingga selatan pun tinggi gelombang juga meningkat.

“Karena adanya pertemuan tekanan rendah di wilayah selatan papua, memicu pertemuan massa udara. Jadi untuk seminggu kedepan tinggi gelombang maksimum berkisar antara 2,5 sampai 3,5 meter,” tutupnya. (DODI/MG13)