Seluma Bukukan 29 Kasus DBD

Dinas Kesehatan Seluma membukukan kasus deman berdarah dengue (DBD). Sejak awal tahun 2012 sampai Oktober sekarang, sekurangnya sudah 29 orang positif terserang DBD. Hal ini diakui Kepala Dinkes Seluma, H Nawawi Yansyah SKM MKes.

Daerah yang paling banyak terserang DBD adalah Kecamatan Sukaraja, yakni sebanyak 10 kasus. Disusul Kecamatan Seluma Barat 4 kasus, Semidang Alas (SA) 3 kasus, Semidang Alas Maras (SAM) 2 kasus serta Seluma Utara, Seluma Selatan, Air Periukan, dan Talo Kecil masing-masing 1 kasus.

Berdasarkan jenis kelamin, korban yang lebih banyak diserang DBD adalah perempuan, terdiri dari 16 orang. Sedangkan korban yang laki-laku hanya 13 kasus.

Korban DBD terbanyak terjadi pada bulan Juli, yakni 7 kasus. Disusul bulan Maret 6 kasus, Juni dan September 4 kasus, April dan Januari 2 kasus serta Februari dan Mei masing-masing 1 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan menghimbau masyarakat agar menggelakkan upaya 3 M, yakni menutup, menguras dan menimbun penampungan air. Selain itu, menaburi bubuk abate pada bak mandi atau penampungan air yang ada.

”DBD harus kita perangi bersama. Cara yang mudah, hanya dengan membudayakan 3 M plus. Mencegah itu lebih baik daripada mengobati. Kalau sudah mengobati itu mahal, kalau hanya mencegah biaya menjadi murah,” kata Yansyah Nawawi promosi kesehatan.

Sayangnya, dari data yang dibukukan Dinkes tersebut, sejauh ini belum diketahui apakah ada korban meninggal dunia atau seluruhnya sembuh setelah dalakukan pengobatan. Namun, lebih lanjut Yansyah menegaskan masalah DBD tersebut hanya dapat diatasi dengan lebih efektif dari membudayakan pola hidup sehat dan lingkungan bersih.(444)