Sefty Perjuangkan Pupuk Subsidi dan Sumur Bor untuk Petani

TRI/BE – Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Sefty Yuslinah saat menggelar reses bersama dengan kelompok tani Kota Bengkulu

Bengkulu, bengkuluekspress.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu Sefty Yuslinah, Sabtu (19/3) menggelar reses di kelurahan Panorama Kota Bengkulu.

Dalam reses yang digelar, Sefty Yuslinah bertatap muka secara langsung dengan para kelompok tani yang ada di Kota Bengkulu guna menjaring aspirasi masyarakat dan membawa aspirasi tersebut ke rapat dewan seperti rapat paripurna.

Menariknya, reses yang dilakukan oleh politisi perempuan asal PKS ini dilakukan dipinggir sawah dengan melihat langsung kondisi persawahan Kota Bengkulu.

Disampaikan oleh Sefty Yuslinah, ada beberapa aspirasi yang disampaikan oleh para petani pada dirinya, seperti pupuk subsidi yang saat ini belum dirasakan oleh para petani Bengkulu.

Tidak hanya pupuk subsidi, para petani juga mengeluhkan kurangnya debit air bagi persawahan yang saat ini tengah digarap oleh petani kelurahan Panorama Kota Bengkulu.

“Pembagian pupuk subsidi yang tidak merata, dan bahkan ada petani yang membeli pupuk non subsidi. Ini sangat kita sayangkan, padahal dari dinas pertanian itu mencukupi untuk lahan seluas 250 hektare persawahan yang ada di Kota Bengkulu,” kata Sefty Yuslinah.

Sementara itu, menanggapi keluhan kurangnya debit air di persawahan Panorama, Sefty Yuslinah langsung meralisasikan mimpi para petani dalam bentuk sumur bor yang dapat membantu mengairi persawahan para petani.

Selain itu, ia juga akan memperjuangkan aspirasi yang disampaikan para petani dalam reses yang digelar pada Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Bengkulu. Hal itu dilakukan Sefty agar bantuan serta kebutuhan para petani dapat terpenuhi melalui APBD ditahun 2023 mendatang.

“Air itu kebutuhan utama bagi petani untuk mengairi sawah yang ada di Panorama. Karena itu, saya membantu 1 sumur bor dan tahun depan bisa lebih banyak jumlahnya. Mudah-mudahan ini bisa di advokasi ditahun 2023 melalui anggaran APBD,” tutup Sefty Yuslinah. (TRI).