Sebagian Desa Blank Spot

IST/BE
Desa Pagar Gunung satu dari beberapa desa di Kecamatan Bermani Ulu yang saat ini masih kesulitan mendapatkan jaringan internet.

CURUP, BE – Dari 15 desa yang ada di Kecamatan Bermani Ulu Kabupaten Rejang Lebong sebagian desa masih kesulitan mendapatkan sinyal internet. Hal tersebut disampaikan Ketua Forum Kades Kecamatan Bermani Ulu Yongki Afrizal.

“Hingga saat ini sebagian desa di Kecamatan Bermani Ulu masih kesulitan untuk mendapatkan sinyal khususnya sinyal internet dari semua provider telekomunikasi yang ada,” terang Yongki dikonfirmasi Kamis (2/12).

Dijelaskan Yongki, dari 15 desa yang ada di Kecamatan Bermani Ulu tersebut setidaknya ada enam desa yang masih kesulitan sinyal khususnya sinyal internet. Enam desa di Kecamatan Bermani Ulu yang masih kesulitan sinyal internet tersebut diantaranya Desa Sukarami, Desa Pagar Gunung dan Desa Air Mundu.

“Susahnya sinyal di beberapa desa tersebut sangat dikeluhkan masyarakat karena saat ini keberadaan sinyal internet ini sangat penting,” paparnya.

Susahnya sinyal internet tersebut selain berdampak pada kegiatan masyarakat juga berdampak pada kegiatan pemerintah desa salah satunya saat pihaknya melakukan pendataan SDGs Desa, pihaknya kesulitan menggunggah data SDGs ke pusat. Karena susahnya sinyal internet dibeberapa desa tersebut, sehingga mereka terpaksa harus menumpang di kantor desa lainnya yang sudah memiliki akses internet yang lancar dengan konsekuensinya mereka harus bergantian dengan desa lain yang juga ikut menumpang.

“Salah satu kendala yang kami rasakan yaitu saat menggunggah data SDGs yang datanya sangat banyak, dampaknya ada beberapa desa yang datanya belum naik karena masalah jaringanya,” paparnya.

Atas kondisi tersebut, Yongki berharap pihak-pihak terkait baik itu pemerintah Kabupaten Rejang Lebong maupun Provinsi Bengkulu atau pihak provider untuk bisa menghadirkan sinyal internet dibeberapa desa di Kecamatan Bermani Ulu tersebut. Karena menurutnya diera digital saat ini internet sudah menjadi salah satu kebutuhan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap masalah susahnya jaringan internet ini bisa menjadi perhatian pihak-pihak terkait, karena kita ketahui bersama saat ini internet sudah menjadi kebutuhan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari,” harap Yongki. (251)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*