Sampel Miras Oplosan Dikirim ke Labfor Palembang

FOTO TRI/BE – Kasat Reskrim Polres Bengkulu, AKP Welliwanto Malau

Bengkulu, bengkuluekspress.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bengkulu hingga saat ini terus mengembangkan kasus dugaan sebab meninggalnya dua pemandu lagu dan satu orang pengunjung di tempat hiburan karaoke Ayu Ting-ting pada Jumat (23/6) lalu.

Kasat Reskrim Polres Bengkulu AKP Welliwanto Malau mengatakan, perkembangan penyidikan dari kasus tersebut adalah pihaknya telah mengirim sampel sisa minuman yang diduga diminum oleh ketiga korban yang meninggal dunia ke laboraturium forensik palembang.

“Hasil sample sisa minuman sudah kita bawa ke labfor palembang dan kita tunggu hasilnya,” kata AKP Welliwanto Malau, Senin (4/7) pada bengkuluekspress.com

Ia menambahkan, dari hasil pemeriksaan sementara terhadap tersangka berinisial AM (27) warga Kelurahan Penurunan Kota Bengkulu. Minuman keras yang diduga oplosan tersebut memang dibawa dari luar yang kemudian diantarkan oleh tersangka pada para korban yang saat itu berada di room karaoke Ayu Ting-ting.

Namun, meski keterangan tersangka saat ini telah dikantongi. Pihak Satreskrim Polres Bengkulu akan terus melakukan pengembangan termasuk melakukan pemeriksaan terkait Standard Operating Procedure (SOP) yang dimiliki oleh karaoke Ayu Ting-ting tersebut.

“Dari hasil pemeriksaan kita, minuman tersebut bukan dari dalam tapi dibawa dari luar. Kita akan dalami bagaiamana SOP dan prosedurnya. Nanti akan kita panggil pihak karaoke Ayu Ting-tingnya,” sambungnya.

Sementara itu, sambung AKP Malau. Dalam pengungkapan kasus tindak pidana memproduksi dan mengedarkan pangan berbahaya atau menjual dan memproduksi barang tanpa izin yang diduga miras oplosan ini, Satreskrim Polres Bengkulu telah memeriksa sejumlah saksi.

“Sudah delapan orang yang kita periksa sebagai saksi dan kita masih akan terus kembangkan serta memeriksa saksi-saksi lainnya,” tutup AKP Welliwanto Malau.

Diketahui, Tim Macan Gading Satreskrim Polres Bengkulu berhasil menangkap AM (27) warga Penurunan Kota Bengkulu terkait penjualan miras oplosan yang diduga menyebabkan timbulnya korban jiwa akibat mengkonsumsi miras oplosan itu.

Ketiga korban itu adalah pemandu lagu di karaoke Ayu Ting-ting berinisial AW dan rekannya berinisial SA serta satu lagi tamu room karaoke yang saat ini belum diketahui identitasnya.

Atas perbuatannya, AM dijerat pasal berlapis oleh pihak kepolisian yakni pasal 204 KHUP sebab korban meninggal dunia dan pasal 146 uu no 18 tahun 2012 tentang pangan serta pasal 106 uu no 7 tahun 2014 tentang perdagangan. (TRI).



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*