Rujuk Ditolak, Senpi Bertindak

FOTO ilustrasi

BENGKULU, bengkulueksrpess.com – Maimunah (70) Warga Kelurahan Muara Dua Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu melaporkan mantan menantunya yakni Ewank Chandra (39) atas kasus pengancaman menggunakan senjata api (senpi), Senin (10/1).

Laporan pengancaman menggunakan senpi ini dilaporkan lantaran pelaku yakni Ewank Chandra (39) menodongkan senpi ke kepalanya saat sedang berada dirumahnya. Penodongan senpi itu bermula pada pelaku yang hendak meminta rujuk pada anaknya namun ajakan rujuk tersebut ditolak oleh anak Maimunah.

Kapolsek Kampung Melayu AKP Surya R Purnama ketika dikonfirmasi membenarkan laporan tersebut. Ia mengatakan terhadap pelaku yakni Ewank Chandra telah diamankan pihaknya dan telah dilakukan penahanan.

“Pelaku saat ini sudah kita amankan, lengkap dengan barang bukti yang digunakan yakni berupa senpi dan senjata tajam,” kata AKP Surya R Purnama.

Masih kata AKP Surya, kejadian ini bermula pada saat pelaku mendatangi rumah pelapor dengan tujuan ingin rujuk pada anak pelapor namun mendapat penolakan.

Tidak terima akan hal itu, pelaku pun langsung menempelkan senpi tersebut ke kepala pelapor dan juga mantan istrinya. Kemudian melepaskan tembakan ke atas rumah hingga terdengar oleh para tetangga.

“Sebelumnya pelaku berkelahi dengan orang tua istrinya ini karena istrinya menolak diajak rujuk. Kemudian ribut-ribut dan akhirnya menodongkan senpi itu,” sambungnya.

Ia juga menambahkan, dengan adanya suara tembakan tersebut para tetangga langsung mendatangi rumah pelapor dan membantu memisahkan keduanya serta mengamankan pelaku.

Sementara itu menurut pengakuan pelaku, senpi tersebut sengaja ia bawa untuk melindungi dirinya saat melakukan perjalanan ke Bengkulu. Selain itu senpi yang digunakan adalah senpi rakitan yang dibeli pelaku pada rekannya di Kecamatan Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara dengan harga Rp.2 juta.

Kendati untuk kepentingan penyidikan, kepolisian telah menyita barang bukti diantaranya 1 (satu) pucuk senjata api, 4 (empat) butir peluru dan 1 (satu) pucuk pisau. (Cw1).







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*