RSJKO Layak Diusul ke BNN

BENGKULU, BE – Ketua Umum Gerakan Nasional Anti Narkotika Pusat, Hendri Yosodiningrat mengatakan, Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat Soeprapto (RSJKO) Bengkulu layak dijadikan pusat rehabilitasi pencandu narkoba untuk wilayah Sumatera,karena fasilitas yang ada di rumah sakit tersebut sudah memadai.”Saya kira RSJKO Soeprapto Bengkulu layak diusulkan ke BNN untuk dijadikan pusat rehabilitasi pencandu Narkoba di Sumatera,” katanya di Bengkulu, Sabtu (7/4) usai melantik pengurus DPD Granat di Gage Horizon Bengkulu.Saat meninjau RSJKO tersebut, ia menilai perangkat di rumah sakit itu sudah lengkap, terutama gedungnya banyak yang kosong serta petugasnya pun sudah cukup. Ia menyayangkan gedung yang megah dan fasilitas lengkap di RSJKO Bengkulu, belum dimanfaatkan dengan baik untuk melayani dan mengobati para pencandu narkoba di daerah ini. “Saya kira RSJKO sangat tepat kalau dimanfaatkan sebagai tempat pusat rehabilitasi pengguna narkoba di wilayah Sumatera, sehingga Badan Narkotika Nasional (BNN) tidak perlu lagi membangun tempat baru karena gedung kosong yang ada di RSJKO cukup banyak, termasuk fasilitas sudah ada,” ujarnya.Jika sebagian gedung permanen yang ada di RSJKO Bengkulu tidak dimanfaatkan dengan baik sangat disayangkan sekali karena dana pembangunan gedung itu jumlahnya mencapai belasan miliar rupiah menjadi sia-sia. “DPP Granat akan menfasilitasi Pemprov Bengkulu dengan BNN agar RSJKO dapat dijadikan pusat pengguna narkoba di wilayah Sumatera, hal itu dilakukan karena di Sumatera belum ada pusat rehabilitasi pengguna narkoba,” ujarnya.(100)