Raih Adiwiyata Mandiri, SMAN 4 dan SMAN 5 Kota Bengkulu Terima Penghargaan Presiden

Izkandar ZO
Asisten II Sekda Propinsi Bengkulu Iskandar ZO, di Media Center Pemprov Bengkulu.
BENGKULU, bengkuluekspress.com –  SMA Negeri 4 dan SMA Negeri 5 Kota Bengkulu, berhasil mendapatkan penghargaan Adiwiyata Mandiri tahun 2016. Dari prestasi itu, dua sekolah tersebut akan menerima penghargaan yang diserahkan secara langsung oleh Presiden RI Joko Widodo di Kabupaten Siak, Riau, Kamis (21/7/2016) besok.

“Pemprov Bengkulu memberikan apresiasi atas prestasi tersebut, dan Tim Adiwiyata Mandiri Propinsi Bengkulu sudah saya lepas keberangkatannya ke Kabupaten Siak, Riau, Rabu, (20/7/2016) pagi,” ungkap Asisten II Sekda Propinsi Bengkulu Iskandar ZO, di Media Center Pemprov Bengkulu, Rabu (20/07/2016)

Iskandar berharap, pada tahun depan tidak hanya sekolah yang berada di Kota Bengkulu meraih penghargaan Adiwiyata Mandiri ini, tetapi juga sekolah di 9 Kabupaten dalam wilayah Bengkulu.

“Diharapkan dua sekolah yang mendapatkan penghargaan Adiwiyata Mandiri ini dapat memotivasi sekolah yang lainnya di Bengkulu untuk bersaing secara sehat dalam mendapatkan prestasi membanggakan daerah ini kedepannya,” terangnya.

Sementara itu tim Adiwiyata Mandiri yang juga Ketua Komite SMA Negeri 4 Kota Bengkulu Jhon Hendri mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan yang diraih tersebut. Pihaknya menargetkan prestasi ini bisa dipertahankan serta menerapkan pada sejumlah sekolah binaan.

“Target kita dalam mempertahankan prestasi, selain basis lingkungan hidup, aspek kemandirian sekolah juga menjadi target capaian. Kemudian program kewirausahaan di lingkungan sekolah baik manajemen maupun edukasi kepada siswa,” paparnya.

Disamping itu pemberian penghargaan Adiwiyata Mandiri tahun 2016 ini merupakan prestasi nasional yang diberikan kepada sekolah-sekolah yang dinilai berhasil mendidik siswa menjadi individu yang bertanggung jawab terhadap lingkungan hidup.

Sedangkan penilaian Adiwiyata didasarkan pada 4 kriteria, yakni, pengembangan kebijakan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan, pengembangan kurikulum berbasis lingkungan, pengembangan kegiatan berbasis partisipasi dan pengelolaan dan pengembangan sarana pendukung sekolah. (Dil)