Proyek BPBD Bocor Rp 800 Juta

SELUMA TIMUR, BE – Pengusutan kasus dugaan korupsi pengalihan anggaran bencana dan proyek Badan Penanggulangan Benncana Daerah (BPBD) Seluma terus berkembang. Setelah tim ahli penyelidik menemukan dugaan kerugian negara Rp 1,4 miliar dari total anggaran Rp 3 miliar lebih, kini ditemukan lagi dana bocor sebesar Rp 800 juta. Total kerugian sementara dalam kasus terseebut menjadi Rp 2,2 miliar. Infromasi terhimpun di Kejari Tais, jumlah dugaan kerugian negara tersebut diperkirakan akan bertambah lagi seiring dengan perkembangan audit tim ahli penyelidik jaksa. Terkait hal tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tais, Murni Amin SH dan Kepala Seksi Intel Kejari Tais, Sis Sugiat SH dikonfirmasi tak membantah hasil perkebangan penyelidikan tersebut. ”Kasus masih dalam tahap penyelidikan. Hasil audit sebagian tim ahli sudah ada. Tim masih bekerja, nanti setelah cukup semua buktinya akan kita tingkatkan ke penyidikan,” kata Kajari. Sementara itu, kasus BPBD Seluma ini mulai diusut jaksa lantaran didapati hasil audit BPK tahun 2011 yang menyebutkan terdapat indikasi kerugian negara akibat pengalihan dana anggaran penangulangan bencana. Anggaran sebesar Rp 3 miliar lebih tersebut terdapat pada APBD 2010. (444)