Polisi Usut Bantuan Sapi

ARGA MAKMUR, BE- Rencananya Senin besok, Jajaran Satreskrim Polres Bengkulu Utara akan memintai keterangan kepada salah satu Kabid di Dinas Pertanian dan Perternakan Bengkulu Utara, terkait bantuan sapi. Penanganan terhadap persoalan ini dilakukan oleh kepolisian setelah menerima laporan mengenai dugaan ketidak-beresan terhadap pembagian sapi sebanyak 60 ekor kepada gabungan kelompok tani ( Gapoktan) di Desa Sidodadi, kota Arga Makmur.
“Surat pemanggilannya sudah dikirimkan melalui kepala dinasnya, ” ucap Kapolres BU AKBP Harries Budiharto SIk MSi melalui Kasat Reskrim AKP M Arif S Ikom.
Sapi bantuan untuk Gapoktan di Desa Sidodadi tersebut merupakan bantuan dari pemerintah provinsi yang disalurkan tahun lalu. Persoalan yang terjadi di lapangan, saat dilakukan pembagian tidak melibatkan masyarakat termasuk halnya kejelasan mengenai RAB bantuan sapi yang diberikan. Terlebih sapi bantuan tersebut penerimanya terkesan dipilih tanpa melalui sepengetahuan masyarakat desa. Hingga akhirnya timbul gejolak di masyarakat berkaitan bantuan tersebut. “Penanganan kasus ini atas laporan masyarakat dan langsung ditindak lanjuti berkaitan dugaan terjadinya pelanggaran hukum, ” terangnya.
Pemanggilan terhadap pejabat di lingkungan Dinas Pertanian dan Peternakan Bengkulu Utara merupakan langkah awal yang dilakukan oleh pihak kepolisian untuk mencari keterangan. Tidak menutup kemungkinan sejumlah saksi lain juga akan dimintai keterangan berkaitan dugaan penyelewengan dalam pemberian bantuan sapi kepada warga Desa Sidodadi tersebut. “Masih perlu ditindak lanjuti dengan memanggil saksi-sakli lain terkait kasus ini, ” pungkas M Arif. (212)