Polisi Selidiki Oknum Penjual Obat Aborsi

TRI/BE – Kapolres Bengkulu, AKBP Andy Dady

Bengkulu, bengkuluekspress.com – Satreskrim Polres Bengkulu saat ini telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan aborsi dengan menggunakan obat tanpa izin di Kota Bengkulu berinisial TY (18) dan WI (18).

Keduanya merupakan sepasang kekasih yang telah melakukan hubungan layaknya suami istri dan mengakibatkan tersangka perempuan hamil dan mencoba untuk menggugurkan jabang bayi dengan cara aborsi menggunakan obat tanpa resep dokter.

Diungkapkan Kapolres Bengkulu AKBP Andi Dady, proses hukum terhadap kedua tersangka saat ini akan terus berproses. Tidak hanya itu, penyidikan kasus ini juga akan menyasar pada penjual obat aborsi yang dibeli oleh tersangka aborsi.

“Proses hukumnya akan terus berlanjut. Kita juga akan mendalami terkait pembelian obat yang dilakukan oleh tersangka yang diketahui dibeli secara online,” kata AKBP Andi Dady, Selasa (28/6) pada bengkuluekspress.com

Sementara itu, kasus dugaan aborsi dengan menggunakan obat tanpa izin ini bukan kali pertama yang ditangani oleh pihak Polres Bengkulu. Sehingga pihak Polres Bengkulu dalam hal ini sambung AKBP Andi Dady, akan mengembangakn jaringan-jaringan yang menjual obat aborsi tersebut.

“Kita akan kembangkan terkait jaringan-jaringan orang yang menjual obat ini,” tutup AKBP Andi Dady. (TRI).



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*