Pohon di Liku Sembilang Ditebang

Ist/BE – Pihak kepolisian saat membantu evakuasi pohon tumbang di Liku Sembilan, Taba Penanjung, Kepahiang

Bengkulu, bengkuluekspress.com – Guna memberikan rasa nyaman terhadap para pengendara yang melintas di Jalan Liku Sembilan, Taba Penanjung Kabupaten Bengkulu Tengah. Sejumlah pohon dengan kapasitas besar akan dilakukan penebangan pada Senin (6/6)

Penebangan tersebut dilakukan dengan melibatkan tim gabungan lintas sektoral seperti pihak kepolisian, BPDB Provinsi maupun daerah,BPJN Bengkulu, DLHK Bengkulu, Dishub provinsi, LH Kabupaten Benteng, BKSDA dan instansi terkait lainnya.

Dari hasil pendataan, ada sebanyak 24 pohon yang bakal dipangkas. Menghindari terjadinya kemacetan, penebangan pohon bakal dilakukan selama 8 hari.

Dikatakan Kepala Pelaksanan Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Benteng, Samsul Bahri SPd, MM kegiatan penebangan ini akan dimulai sejak tanggal 6,7, 13 dan 14 Juni 2022 pada titik 1-12 dan pada tanggal 15, 16, 17 dan 20 Juni 2022 pada titik 13-24.

“Pekerjaan akan dimulai pada pukul 09.00-12.00 WIB. Lalu, istirahat pada pukul 12.00-13.00 WIB dan dilanjutkan kembali pada pukul 13.00-16.00 WIB,” kata Samsul Bahri SPd MM,

Ditambahkan Samsul, secara teknis, penebangan dilakukan oleh 2 tim. Terdiri dari tim dari KPH Bukit Daun yang berjumlah 4 orang dan tim dari BPBD KabupatenBenteng sebanyak 4 orang.

Selanjutnya, untuk proses pembersihan reruntuhan akan dilaksanakan oleh 35 orang personel yang merupakan gabungan dari BPJN Bengkulu, DLHK Bengkulu, Dishub provinsi, LH Kabupaten Benteng, BKSDA, BPBD Provinsi Bengkulu, BPBD Benteng dan BPBD Kepahiang

Tidak hanya itu, guna mempercepat pekerjaan, pihaknya akan mengerahkan sejumlah alat berat. Berupa, loader dan dump truk dari BPJN Bengkulu, mobil crane dari Dishub Provinsi dan LH Kepa- hiang serta 1 unit loader dari BPBD Kabupaten Kepahiang.

“Kegiatan juga melibatkan personel pengamanan dan pengatur lalu lintas yaitu, personel Polres Benteng dan Kepahiang, Koramil Taba Penanjung, Dishub, BPBD Provinsi Bengkulu dan BPBD Kabupaten Benteng,” sambung Samsul.

Sementara itu untuk aktivitas pemangkasan dan pembersihan reruntuhan pohon tentunya akan menganggu kenyamanan berkendara. Oleh karena itu, ia mengimbau para pengguna kendaraan agar waspada dan memaklumi kegiatan tersebut.

“Kendaraan tetap bisa lewat dengan sistem buka tutup, mohon maaf atas ketidaknyamanan berkendara,” tutup Samsul Bahri.(tri)