Pohon Ancam Keselamatan Pengguna Jalan

GADING CEMPAKA, BE – Musim hujan yang didukung oleh angin kencang, masih cukup mengkhawatirkan paara nelayan. Tidak hanya para pelaut, namun masyarakat yang biasa beraktivitas dijalan, ataupun on the way, juga terancam keselamatannya.Pasalnya, dengan angin kencang yang sering datang ini, mampu menumbangkan baliho bahkan pohon kota. Hal inilah yang menjadi ancaman, karena sudah sangat sering terjadi. Ironisnya, pohon yang dijadikan paru-paru kota ini justru banyak sudah berusia tua, dan mengalami kerusakan pada bagian bawah, akibat seringnya masyarakat melakukan pembaakara sampah.Kadis pertamanan, dan kebersihan Kota Bengkulu, Drs Hilman Fuadi, mengakui jika pohon yang berada disepanjang jalan protokol membahayakan. Walaupun belum maksimal, jajarannya telah berulang kali mengantisipasi keluhan dan kekhawatiran masyarakat. “Untuk meringankan beban pohon, kita sudah sering melakukan pemangkasan secara rutin. Dengan ini, maka lebih meringankan beban pohon. Kita juga melihat masih ada beberapaa pohon lagi yang sudah cukup tinggi,” katanya.Dilanjutkannya, bahwa pohon yanng sudah cukup tua juga akan dilakukan pergantian. Khususnya dibeberapa jalan pusat keramaian, seperti pohin angsana, akasia dan beberap jenis lainnya. Jika tidak ada tindakan cepat, terlebih musim hujan menyapa bisa saja nanti akan menimbulkan korban jiwa dari pengguna jalan. Pengamatan BE dilapangan, hampir seluruh pohon pada bagian bawahnya nampak bekas pembakaran sampah. Sehingga hal ini, semakin mendukung rapuhnya pohon, apalgi jika phon yang dibakar tersebut sudah berusia tua. Sehingga akan berpengaruh terhadap kekuatan akarnya sebagai penahan beban.”Untuk itu, pada msim hujan, dan angin ini kita meminta agar masyarakat menghindari berada disekitar pohon, dan berhati-hati ketika melintas. Tidak hanya pohon, namun baliho juga bisa saja tumbang jika ada angin kencang, kita akan tetap mengontrol seluruh pohon,” pungkasnya. (160)