Plt Sekkot Mengaku Tanda Tangan Palsu

Kasus Penerbitan IMB

GADING CEMPAKA, BE – Penyidikan kasus IMB palsu terus berlanjut. Kemarin, penyidik Subdit Harda Bangtah Dit Reskrim Umum Polda Bengkulu melakukan pemeriksaan Plt Sekkot Bengkulu, Muriyadi. Muryadi pernah menjabat Plt Kepala Dinas Tata Kota Bengkulu sebelum menjabat sebagai Asisten III Pemkot tersebut. Dari sejumlah IMB yang diterbitkan 3 tersangka terdapat tanda tangan Muryadi selaku Plt Kadis Tata Kota saat itu. Pun begitu, dalam keterangannya kepada penyidik, Muryadi mengaku tanda tangannya tersebut dipalsukan. “Dia (Muryadi) membantah jika telah menandatangani penerbitan IMB palsu tersebut. Tanda tangannya itu diakuinya dipalsukan tersangka,” ujar Dir Reskrim Umum Polda Bengkulu, Kombes Pol Drs Dedy Irianto, didampingi Kabid Humas, AKBP Hery Wiyanto, SH dan Kasubdit Harda Bangtah, AKBP Wika Hardianto SIK, kemarin.

Pantauan BE, Plt Sekkot datang memenuhi panggilan penyidik dari sekitar pukul 9.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB. Pemeriksaan sempat ditunda saat sholat Jumat dan makan siang. Plt Sekkot yang mengenakan pakaian olahrga dengan baju kaos warna abu – abu dan celana traning warna biru diperiksa kembali pukul 14.00 WIB hingga 16.30 WIB. Setidaknyak 50 pertanyaan dilontarkan penyidik terkait penerbitan IMB yang dipalsukan 3 tersangka yang kini telah ditahan di Mapolda Bengkulu.Ketika akan dikonfirmasikan, Plt Sekkot memilih kabur dari kejaran awak media yang telah lama menyanggonginya. Sementara itu, pihak Polda memastikan jika kasus IMB palsu ini akan naik hingga ke pengadilan. Sebab barang bukti yang dimiliki lengkap. ” Pemeriksaan masih kita geber untuk merampungkan kasus IMB palsu yang tengah kita tangani ini,” terang Hery. (111)