PLN Peduli Salurkan 319 juta untuk Bantuan Pengembangan UMKM dan Lingkungan di 3 Kabupaten di Bengkulu

foto bersama dalam acara PLN menyalurkan 319 juta dalam launcing Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) Tahun 2022 yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna PLN UPDK Bengkulu

UJAN MAS, bengkuluekspress.com  – PLN menyalurkan 319 juta dalam launcing Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) Tahun 2022 yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna PLN UPDK Bengkulu. Penyerahan total bantuan Program TJSL senilai Rp 319 juta diserahkan kepada 6 kelompok penerima manfaat terletak pada 3 kabupaten yaitu Kepahiang ,Lebong dan Rejang Lebong yang berada di ring 1 PLN UPDK Bengkulu.Bantuan tersebut merupakan komitmen PLN menjadikan tenaga listrik sebagai media untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, mengupayakan tenaga listrik menjadi pendorong kegiatan ekonomi dan menjalankan kegiatan usaha yang berwawasan lingkungan.

Acara Launching Program TJSL ini dihadiri langsung oleh Bupati Kepahiang DR.Ir. Hidayatullah Sjahid, MM.IPU, Turut hadir dalam acara tersebut Kapolsek Ujan Mas, Danramil Kepahiang, Camat Ujan Mas, Lurah Ujan Mas Atas, Rumah BUMN Kepahiang beserta 6 kelompok penerima manfaatBupati Kepahiang menyampaikan mengapresiasi yang setinggi-tingginya kepada PLN karena program tersebut dapat meningkatkan perekonomian kerakyatan pada pelaku UMKM dan sebagai salah satu solusi dalam permasalahan sampah terutama yang berada di wilayah kabupaten Kepahiang“Semoga para penerima manfaat dapat menggunakan bantuan PLN Peduli tersebut sesuai peruntukannya dan memenuhi harapan dari PLN serta dapat memenuhi program SDG’s yang dicanangkan oleh pemerintah” ungkapnya.

Hidayatullah berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin mengingat kesejahteraan masyarakat mengingat beberapa program telah berjalan dari tahun sebelumnya.Dalam sambutannya, Manager PLN UPDK Bengkulu, I Nyoman Buda, mengatakan program TJSL ini sudah dilakukan tahap usulan dan evaluasi, semoga program ini dapat mengurangi kesenjangan lingkungan dan kesenjangan masyarakat sebagai bentuk kepedulian serta kontribusi terhadap masyarakat yang berada disekitar perusahaan,” tutur Nyoman.

Dana Rp 319 juta tersebut akan digunakan untuk pengembangan program UMKM dan CSV ( creating shared value) diantaranya Kelompok Bank Sampah dan Rumah Kompos HR2D Kepahiang, kelompok Kimbun Kopi Pamor Katon Kepahiang, kelompok Pondok Tahfidz AL Kahfi Putri Kepahiang, kelompok Bank Sampah Berkah Rejang Lebong, Kelompok Pengrajin Batik Telebong Lebong dan kelompok UPPKS Wanita Mandiri Lebong.(320/RLS)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*