PJU Padam Picu Kriminalitas

KAMPUNG MELAYU, BE – Perampokan dan pembunuhan yang terjadi di Citandui Kelurahan Kandang sebagaimana diberitakan kemarin, menjadi peringatan sendiri bagi Pemkot Bengkulu. Pasalnya, salah satu pemicu tindak kejahatan karena minimnya penerangan jalan umum (PJU), atau PJU padam, sehingga menjadi lokasi strateis untuk melakukan tindakan kejahatan.Terlebih lampu jalan di sepanjang lokasi tersebut, sama sekali tidak menyala. Ditambah lagi, di lokasi Jalan Citandui tersebut sangat sepi, karena sangat jarang pemukiman masyarakat. Lurah Kandang, Yumiriani SSos mengatakan, bahwa lokasi jalan dua jalur menuju Lingkar Barat itu memang sering terjadi tindakan kriminal. Salah satu faktor yang menjadi permasalahan adalah minimnya lampu jalan. Untuk itu ia mengharapkan agar lampu jalan yang sudah terpasang, bisa dinyalakan sepenuhnya.“Lokasi di Citandui tersebut, memang sangat rawan. Kalau waktu malam hari memang masyarakat jarang yang berani melintas di lokasi tersebut. Terlebih lokasinya sendiri, antara rumah satu dengan yang lainnya, berjauhan,” katanya.Dilanjutkannya, bahwa untuk Kelurahan Kandang, akses yang banyak dilintasi dan ramai adalah Jalan Pagar Dewa-Pulau Baai. Sedangkan arah menuju Lingkar Barat, gelap gulita sepanjang malam, dan belum ada tindakan antisipasi dari Pemkot Bengkulu.“Terkadang di lokasi tersebut (Citandui), memang sudah ditunggu oleh pelaku untuk melakukan tindakan kejahatan. Sehingga mengakibatkan lokasi tersebut rawan kriminalitas, karena jauh dari perkembangan penduduk,” pungkasnya. (160)