Pimpinan Pusat Ditangkap, Khilafatul Muslimin Kaur Bubarkan Diri

TURUNKAN: Mantan anggota Khilafatul Muslimin saat menurunkan plang Khilafatul Muslimin Kemas yang disaksikan oleh Asisten III Setda Kaur, Kapolres Kaur dan FKPD, Kamis (16/6).

NASAL, bengkuluekspress.com – Kepengurusan organisasi Khilafatul Muslimin di Kabupaten Kaur resmi membubarkan diri setelah pimpinan pusat Khilafatul Muslimin Abdul Qodir Hasan Baraja ditangkap polisi. Pembubaran tersebut ditandai dengan pernyataan sikap seluruh anggota dan penurunan atribut dan plang Khilafatul Muslimin Kemas’hulan Desa Sumber Harapan Kecamatan Nasal Kabupaten Kaur, Kamis (16/6).

“Saya mewakili teman-teman dan jamaah Kemas’ulan Khilafatul Muslimin Desa Sumber menyatakan sikap untuk keluar dan melepaskan diri dari kelompok Khilafatul Muslimin,” kata Suparjan selaku Ketua Khilafatul Muslimin di sela-sela kegiatan pernyataan sikap seluruh anggota Khilafatul Muslimin Desa Sumber, Kamis (16/6).

Jamaah Khilafatul Muslimin Sumber Harapan berjumlah 11 Kepala Keluarga dan terdiri 25 Orang yang masuk daftar keanggotan dan 43 jumlah jiwa. Dengan pembubaran diri ini pihaknya tidak akan melakukan kegiatan-kegiatan majelis taklim yang berkaitan dengan Khilafatul Muslimin. Juga memohon maaf kepada aparat dan masyarakat akibat adanya kedatangan dan kelompok Khilafatul Muslimin membuat keresahan masyarakat Indonesia khususnya Desa Sumber Harapan.

“Pembubaran diri ini kami lakukan dengan sukarela tanpa ada paksaan. Sejak saat ini struktural kepengurusan sudah tidak ada lagi,” terangnya.

Bupati Kaur yang diwakili Asisten III, Ir. Hewan M.Si yang hadir dalam acara tersebut juga menyampaikan, pihaknya menyambut baik para pengurus Khilafatul Muslimin yang sudah sukarela tanpa ada paksaan membubarkan diri. Juga ia sangat mendukung gerak cepat dan antisipasi dari pihak Polres Kaur untuk melakukan monitoring dan pencegahan banyaknya saat ini pemahaman yang bertentangan dengan negara.

“Kedepannya akan dilakukan pembinaan secara berkala oleh Polres Kaur, MUI, aparat penegak hukum dan Dinas terkait lainnya terhadap Anggota Khilafatul Muslimin yang di Desa Sumber Harapan. Kita bersama-sama merangkul untuk keluar dari ajaran yang menyimpang ini dan sampai saat ini belum terdapat kegiatan yang meresahkan oleh Khilafatul Muslimin di Kaur ini,” terangnya.

Sementara itu, Kaur AKBP. Dwi Agung Setyono S.IK. MH juga menyampaikan, terima kasih bahwa apa yang selama ini kita harapkan kepada Anggota yang tergabung dalam kelompok Khilafatul Muslimin Kemas’ulan Sumber Harapan sudah sepakat dengan sukarela untuk keluar dari kelompok Khilafatul Muslimin.

“Kami apresiasi setinggi-tingginya dan menyambut baik kegiatan ini yang mana saat ini Khilafatul Muslimin menjadi sorotan penegak hukum terkait adanya kegiatan dan ajaran yg bertentangan dengan hukum,” terangnya.(Irul)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*