Pilkades Serentak Wajib Terapkan Prokes Covid-19

RAKOR: Polres BS menggelar rapat koordinasi (Rakoor) Pilkades serentak, Rabu (9/6).

KOTA MANNA, bengkuluekspress.rakyatbengkulu.com – Kapolres Bengkulu Selatan (BS), AKBP Deddy Nata SIK meminta pelaksanaan Pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di 127 desa di BS dapat berjalan sukses. Tidak hanya sukses pelaksanaan namun juga sukses tidak melahirkan klaster baru penularan Covid-19.

“Saya harap saat pilkades nanti tidak ada warga yang terpapar Covid-19, jadi wajib menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 secara ketat,” katanya saat rapat koordinasi persiapan Pilkades serentak di Mapolres BS, Rabu (9/6).

Dikatakan Kapolres, saat pilkades warga di larang berkerumun, kemudian wajib memakai masker dan adanya tempat cuci tangan. Tidak hanya itu, saat pilkades nanti tidak ada money politik atau politik uang yang dilakukan calon kades, serta tidak ada kampanye hitam. Dengan begitu pilkades dapat berjalan aman tanpa ada perselisihan baik antar sesama cakades atau sesama pendukung.

“Mari kita ciptakan pilkades yang damai dan kondusif, jangan ada perpecahan,” harapnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa BS, Hamdan Syarbaini SSos mengatakan, saat ini persiapan Pilkades semakin dimatangkan. Saat ini sudah memasuki masa kampanye cakades. Kemudian 3 hari sebelum hari pencoblosan 28 Juni nanti logistik pilkades sudah disalurkan. Terkait pengamanan pilkades agar menerapkan proses covid-19 dan mencegah terjadinya money politik dan kampanye hitam,sudah terbentuk tim pengawas tingkat Kecamatan. Sehingga tim akan selalu memantau semua tahapan Pilkades

“Semua tahapan sudah berjalan sesuai rencana, kita optimis pilkades sukses digelar,” ujarnya.

Sekretaris Camat Kecamatan Pino Raya, Dodi Efendi SPd mengatakan, Pilkades serentak diikuti 20 desa dari 21 desa Se kecamatan Pino Raya. Saat ini ke-20 desa tersebut sudah siap menggelar Pilkades serentak 28 Juni mendatang. Terkait imbauan wajib menerapkan Prokes Covid-19 saat Pilkades, juga larangan money politik dan larangan kampanye hitam, dirinya mengaku tim pengawas Pilkades Kecamatan Pino Raya siap untuk melakukan pengawasan. Dirinya memastikan jika ada Cakades yang money politik atau kampanye hitam akan langsung melaporkannya ke tim kabupaten untuk kemudian ditindaklanjuti dengan diberi sanksi.

“Kami tim pengawas kecamatan akan bekerja maksimal untuk memastikan pilkades serentak di kecamatan kami menerapkan prokes covid-19, tidak ada money politik dan tidak ada politik uang,” ujar Dodi. (369)