Peternakan Unib Promosikan Adaptasi Kebiasaan Baru

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Dunia Pendidikan Tinggi terus bergerak beradaptasi menyesuaikan semua aktivitas akademik dengan kondisi terkini serta aturan selama masa pandemi Covid-19 yang sudah melanda dunia. Beberapa strategi dan langkah kebijakan telah diterapkan oleh pimpinan Universitas Bengkulu (Unib) sebagai upaya pencegahan terbentuknya kluster baru penyebaran virus Covid-19 pada lingkungan internal kampus. Mulai dari membentuk Tim Satgas Covid-19, penerapan sistem perkuliahan daring, aktivitas penyemprotan sarana perkuliahan seperti ruang kuliah dan laboratorium dengan desinfektan, termasuk juga program vaksinasi Covid-19 bagi tenaga dosen, tenaga kependidikan dan seluruh mahasiswa Unib yang terus dilakukan secara teratur.

Namun hingga saat ini Unib belum mengeluarkan keputusan resmi tentang sistem pembelajaran tatap muka pada tahun akademik 2021/2022. Tetapi penerapan sistem pembelajaran campuran atau yang dikenal dengan istilah hybrid learning atau blended learning dengan menggabungkan sistem kuliah tatap muka secara luring atau offline dan sistem kuliah secara daring atau online terutama untuk program studi sains pada beberapa universitas di Indonesia telah mulai diterapkan. Dalam menghadapi kemungkinan penerapan sistem pembelajaran campuran tersebut,

Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Unib mengambil inisiatif dan langkah awal mempersiapkan segenap sivitas akademika Jurusan Peternakan dengan melakukan sosialisasi penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru dan Prokes Kegiatan Akademik Hybrid Learning. Menurut keterangan Ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Kegiatan Sosialisasi Prokes Jurusan Peternakan UNIB Heri Dwi Putranto, S.Pt., M.Sc., Ph.D kegiatan sosialisasi sesi pertama dan kedua telah dilakukan mempergunakan kombinasi sistem luring dan daring pada hari Sabtu tanggal 6 November 2021 lalu bertempat di Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian UNIB dan tautan zoom. Kegiatan sosialisasi Prokes tersebut mengambil tema “Upaya Meningkatkan Kepatuhan Dan Pemahaman Mahasiswa Peternakan Tentang Penerapan Prokes Selama Kegiatan Akademik Hybrid Learning”.

Tim sosialisasi Prokes Jurusan Peternakan beranggotakan Prof. Dr. Endang Sulistyowati, M.Sc dan Ir. Warnoto, MP berkolaborasi dengan Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian UNIB dan Himpunan Profesi Mahasiswa Peternakan (HIPROMATER) yang dalam hal ini diwakili oleh Ketua Jurusan Peternakan Dr. Suharyanto,M.Si dan Ketua Umum HIPROMATER Ferten Bele Aknes Kanebi serta pengurus himpunan profesi lainnya.

Di hadapan sekitar 40 orang mahasiswa Jurusan Peternakan yang hadir secara luring pada dua sesi sosialisasi dan 40 mahasiswa lainnya yang berkesempatan hadir secara daring pada dua sesi berikutnya, Tim Pengabdian memaparkan tentang kondisi terkini pandemi Covid-19 dan persyaratan penyelenggaraan pembelajaran campuran atau hybrid learning. Sebagai materi utama sosialisasi mahasiswa diinformasikan tentang Protokol Kesehatan (Prokes) Kegiatan Akademik Hybrid Learning antara lain 3M (menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak) serta syarat telah vaksinasi Covid-19 bagi sivitas akademika UNIB yang akan mengikuti kegiatan akademik tatap muka.

Dalam sambutannya pada pembukaan kegiatan sosialisasi, Ketua Jurusan Peternakan menyambut baik serta mengapresiasi kegiatan sosialisasi Prokes dan Adaptasi Kebiasaan Baru yang dilakukan oleh Dosen Peternakan. Dengan melibatkan organisasi kemahasiswaan secara langsung sebagai mitra kegiatan, diharapkan pesan tentang pentingnya untuk mematuhi Prokes selama kegiatan akademik campuran nanti harus dilaksanakan dengan tertib dan disiplin sehingga kesehatan semua warga kampus terutama Jurusan Peternakan UNIB dapat terjaga dan rangkaian kegiatan akademik dapat berjalan sesuai rencana. Pada kesempatan ini, Ketua Jurusan Peternakan juga secara resmi telah menerima bantuan alat-alat prokes seperti 350 lembar masker 3 lapis disposable, 6 buah handwanitizer bentuk cair dan gel ukuran 500 ml serta sabun cair, serta beberapa botol antiseptik cair berukuran 500 ml yang akan dipergunakan untuk menunjang kegiatan akademik campuran nantinya.

Selain itu, mahasiswa peternakan juga diinformasikan tentang Adaptasi Kebiasaan Baru yang harus diterapkan baik selama perjalanan pergi dan pulang rute rumah ke kampus, cara mencuci tangan yang benar, cara menggunakan masker yang benar termasuk cara membuang masker paska pemakaian 4 jam. Tim pengabdian juga memasang poster tentang mematuhi prokes kegiatan hybrid learning pada gedung kuliah dan laboratorium peternakan. Ketua Hipromater Ferten Aknes Kanebi menyebutkan bahwa materi sosialisasi sangat bermanfaat dan telah memberikan makna baru tentang urgensi taat dan patuh pada aturan dalam hal ini Protokol Kesehatan Covid-19 serta Adaptasi kebiasaan Baru.

Selanjutnya ferten Bele berpendapat bahwa dengan adanya poster prokes yang terpasang di berbagai tempat dalam lingkungan jurusan akan menjadi media yang sangat efektif sekaligus sebagai pengingat bagi seluruh mahasiswa dan warga kampus agar patuh dan taat menerapkan prokes sehingga mahasiswa dapat mewujudkan fungsinya sebagai agen promosi prokes dan kebiasaan baru dalam membantu memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di kampus UNIB khususnya dan Provinsi Bengkulu pada umumnya. (rel)