Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu Bahas Diorama Fatmawati Soekarno

BENGKULU, BE – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Bengkulu menggelar rapat bersama mengenai Diorama Fatmawati Soekarno di Kantor DPK Provinsi Bengkulu pada 19 Juli 2022. Rapat yang dipimpin oleh Kepala DPK Provinsi Bengkulu, H Meri Sasdi MPd itu di hadiri oleh seluruh Kepala Bidang dan seluruh Sub Koordinator dan Yayasan Fatmawati Soekarno dari Jakarta H Zuhanani SE MM.

Apresiasi bangsa terhadap arsip merupakan cerminan nilai budaya yang luhur terhadap nilai-nilai kesejarahan. Perhatian terhadap pentingnya arsip bagi kehidupan berbangsa dan bernegara perlu diwujudkan dalam bentuk visual sebagai rekaman memori kolektif bangsa dan bahan pertanggungjawaban nasional.

Diorama Fatmawati Soekarna Adalah ungakapan dinamika proses berbangsa dan bernegara dari masa ke masa yang ditampilkan melalui perpaduan Arsip, Seni, dan Teknologi. Gagasan untuk membangun Diorama Fatmawati Soekarno bertujuan untuk mengangkat sejarah mengenai ibu Fatmawati Soekarno.

Fatmawati yang bernama asli Fatimah (lahir di Bengkulu, 5 Februari 1923 dan meninggal di Kuala Lumpur, Malaysia, 14 Mei 1980 pada umur 57 tahun). Fatmawati adalah istri dari Presiden Indonesia pertama Soekarno. Ia menjadi Ibu Negara Indonesia pertama dari tahun 1945 hingga tahun 1967. Fatmawati juga dikenal akan jasanya dalam menjahit Bendera Pusaka Sang Saka Merah Putih yang turut dikibarkan pada upacara Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di Jakarta pada tanggal 17 Agustus 1945. (151/adv)

 



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*