Penyidik Lengkapi Berkas Kasus Korupsi Dewan Seluma

FOTO TRI/BE – Direktur Ditreskrimsus Polda Bengkulu, Kombes Pol Aries Andhi

Bengkulu, bengkuluekspress.com – Penyidik Subdit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ditreskrimsus Polda Bengkulu saat ini belum menyerahkan berkas perkara kasus dugaan korupsi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan pemeliharaan rutin kendaraan dinas di Sekretariat Dewan DPRD Seluma tahun 2018 ke pihak Kejaksaan Tinggi Bengkulu.

Diungkapkan oleh Direktur Ditreskrimsus Polda Bengkulu Kombes Pol Aries Andhi, penyidik sebelumnya telah menyerahkan berkas tiga tersangka kasus korupsi BBM di Sekretariat Dewan Seluma ke penyidik Kejaksaan Tinggi Bengkulu. Namun karena masih terdapat kekurangan sehingga berkas tersebut dikembalikan ke Polda Bengkulu.

“Terkait berkas perkara yang kami kirimkan ke JPU ternyata masih ada kekurangan yang harus kita penuhi dan segera kita kembalikan lagi ke JPU,” kata Kombes Pol Aries Andhi, Rabu (22/6) pada bengkuluekspress.com

Ia menambahkan, dari petunjuk pihak JPU pada penyidik Ditreskrimsus Polda Bengkulu ada beberapa masalah teknis yang kurang lengkap. Namun sudah dilengkapi kembali dan mudah-mudahan setelah ini bisa p21.

“Apa yang menjadi petunjuk JPU akan kita penuhi. Mudah-mudahan setelah berkasnya diteliti akan segera p21,” tutup Kombes Pol Aries Andhi.

Diketahui, penyidik tipikor Ditreskrimsus Polda Bengkulu telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus ini. Diantaranya adalah unsur pimpinan dewan DPRD Seluma, Okti Fitriani dan Ulil Umidi serta mantan unsur pimpinan DPRD Seluma Husni Thamrin.

Disisi lain, dugaan kasus korupsi belanja BBM dan pemeliharaan kendaraan dinas di Setwan Seluma, telah menyeret dua orang tersangka, yakni FL selaku PPTK dan SA selaku bendahara. Dua orang tersebut, sudah mendapatkan vonis dari majelis hakim Pengadilan Negeri Bengkulu, masing-masing 1 tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider 1 bulan penjara. (TRI).