Pengumuman PPPK Diwarnai Jaringan Sempat Macet, Tak Lolos PPPK Diberi Kemudahan

RIO/BE
PENGUMUMAN: Asisten I Pemprov Bengkulu Supran didampingi Kadis Dikbud Provinsi Bengkulu Eri Yulian mengikuti kegiatan pengumuman hasil seleksi guru ASN PPPK Tahun 2021 yang digelar Panitia Seleksi Nasional Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud RI secara Zoom Meeting di Ruang VIP Pola Prov
insi Bengkulu, Jumat (8/10).

BENGKULU, BE– Pengumuman hasil seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tenaga Guru kompetensi pertama secara serentak dilakukan hari ini pukul 12.00 WIB melalui akun masing-masing peserta melalui tautan gurupppk.kemendikbud.go.id.
sebagaimana disampaikan melalui siaran langsung di kanal Kemendikbudristek.
Berdasarkan pemantauan BE, pengumuman hasil seleksi tak berjalan lancar, peserta sempat kewalahan karena susahnya masuk pada tautan yang diberikan. Seperti yang dikeluhkan Sumiati, peserta seleksi PPPK tingkat SMA itu mengaku cemas pasalnya tidak bisa masuk ke tautan saat hendak mengecek laman portal yang dibagikan di group watshaap.
Setelah dicoba berulang kali, dengan memasukkan NIK dan nomor peserta kemudian klik kolom “cari”, sehingga tampil nama-nama peserta, dengan penuh kesabaran, ia melihat nama yang ada dibagian paling bawah dinyatakan lulus disalah satu sekolah SMA di Bengkulu Utara.
“Tadi Jaringan sempat macet, mungkin karena diakses banyak orang, setelah beberapa kali diulang akhirnya berhasil dengan hasil memuaskan,” ujarnya seraya mengucap syukur.
Sebelum pengumuman dibuka, terlebih dulu digelar sosialisasi pengumuman seleksi ASN PPPK secara virtual oleh Kemdikbudristek bersama Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) bersama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Yang diikuti pemerintah Daerah, di Bengkulu sosialisasi itu diwakili Asisten I Pemda Provinsi Bengkulu Supran didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan provinsi Bengkulu, Eri Yulian Hidayat.
Usai sosialisasi virtual, Asisten I Pemda provinsi Bengkulu, Supran menegaskan pihaknya belum mengetahui pasti jumlah guru du Provinsi Bengkulu yang dinyatakan lulus tahap pertama tersebut. Hanya saja untuk kelulusan tahap pertama sebagaimana yang disampaikan dalam siaran langsung berjumlah 173 ribu orang.
” Pengumuman baru bisa diakses pukul 12.00 wib, saya ucapkan selamat bagi peserta yang dinyatakan lulus menjadi ASN PPPK Guru, sementara bagi peserta yang belum lulus disarankan untuk belajar lebih giat lagi dan mengikuti seleksi tahap kedua maupun ketiga,” pesannya.
Disisi lain,Kepala Dinas Eri Yulian Hidayat menyampaikan, jumlah peserta PPPK di provinsi Bengkulu sebanyak 5.136 peserta, terdiri dari tingkat SD, SMP, SMA,SMK dan SLB,yang tersebar di sembilan Kabupaten/Kota. Pihaknya pun belum mendapatkan hasil rekapitulasi jumlah peserta yang dinyatakan lulus dan tidak lulus. Pun begitu, bagi peserta yang dinyatakan lulus seleksi pada tahap pertama ini,diharapkan nantinya segera mempersiapkan diri untuk pemberkasan sesuai hasil penerimaan di masing-masing daerah.
” Peserta yang dinyatakan lolos untuk mempesiapkan pemberkasan, ” pintanya.
Sebaliknya, bagi peserta yang tidak lolos seleksi kompetensi I, bisa menyanggah hasil seleksi. Masa sanggah dibuka pada masa sanggah (masa pengajuan sanggah) selama dua hari, mulai tanggal 10 hingga 12 Oktober 2021, kemudian jawab sanggap (tanggapan sanggah) dilakukan 12 hingga 18 Oktober 2021. Pengumuman hasil sanggah I dilakukan 20 Oktober 2021.
Jika pun peserta tidak lolos untuk tidak berkecil hati, karena masih ada kesempatan untuk mnegikuti kompetisi di tahap II dan tahap III. Terlebih pemerintah telah memberikan kemudahan-kemudahan bagi peserta.
Ditegaskan Eri, ada kabar gembira bagi peserta yang dinyatakan belum lolos.Yaitu adanya kebijakan afirmasi dan kebijakan penyesuaian nilai ambang batas sebagai dukungan afirmasi kepada peserta seleksi guru PPPK. Kebijakan afirmasi yaitu tambahan nilai dari nilai maksimal kompetensi teknis, seperti untuk sertifikat pendidik mendapatkan tambahan afirmasi 100%, untuk usia di atas 35 tahun mendapatkan tambahan 15%, untuk penyandang disabilitas mendapatkan tambahan 10%, dan untuk guru honorer THK-II mendapatkan tambahan 10%.
Kemudian kebijakan penyesuaian nilai ambang batas yaitu untuk kategori usia peserta seleksi di atas 50 tahun mendapatkan 100% dari nilai maksimal kompetensi teknis dan 10% dari nilai maksimal manajerial-sosiokultural dan wawancara. Selanjutnya untuk kategori seluruh peserta seleksi yang berusia di bawah 50 tahun mendapatkan 10% dari nilai maksimal kompetensi teknis dan 10% dari nilai maksimal manajerial-sosiokultural dan wawancara.
Dengan adanya kebijakan-kebijakan tersebut, pemerintah mengumumkan bahwa hasil ujian seleksi pertama guru ASN PPPK tahun 2021 adalah 173.329 (seratus tujuh puluh tiga ribu tiga ratus dua puluh sembilan) peserta dinyatakan lulus formasi, atau sebanyak 53,7% formasi guru terisi dari 322.663 formasi yang mendapatkan pelamar pada ujian seleksi tahap pertama. (247)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*