Pemprov Kembali Raih Penghargaan Bappenas

HENDRIK/BE
Gubernur Bengkulu Dr Rohidin Mersyah saat menerima penghargaam dari Bappenas

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu kembali meraih Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2021 terbaik ke -3 dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Raihan PPD ini untuk kedua kalinya berhasil dipertahankan pemprov Bengkulu diposisi  3 besar. Sementara kategori terbaik 1 diisi Sumatera Barat dan Provinsi Jawa Barat kategori terbaik 2.

Menteri PPN/ Kepala Bappenas ,Suharso Monoarfa mengatakan, orisinalitas sangat penting sekali dalam sebuah perencanaan pembangunan daerah.

“Gagasan orisinal yang berawal dari policy option yang efektif pasti melahirkan inovasi kebijakan. Artinya tidak selamanya kepentok dengan ketiadaan anggaran,” kata Suharso, Kamis (25/11).

Menurutnya, dengan keterbatasan anggaran yang terjadi, tidak hanya di daerah melainkan juga di pusat menuntut adanya inovasi kebijakan untuk keberlangsungan sebuah pembangunan.

Kedua, pemimpin yang memiliki gagasan untuk memperbaiki pengelolaan pemerintahan atau mengubah manajemen dalam rangka mendorong percepatan pelaksanaan pembangunan. Lalu, pemimpin yang mempu mengubah sesuatu yang ada (existing), diubah menajdi luar biasa.

“Sesuatu yang ada (existing) dirubah seakan-akan baru tanpa mengandalkan anggaran daerah. Bentuk kreativitas seperti baik sekali untuk dilanjutkan dan ditiru oleh daerah-daerah lain,” ungkapnya.

Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah mengatakan, capaian prestasi ini bukanlah tujuan utama, tetapi merencanakan pembangunan yang kolaboratif, partisipatif dan visioner yang berorientasi kepada kesejahteraan rakyat dan kemajuan daerah itu yang lebih utama.

Rohidin bertekad, kedepan, akan terus mendorong 9 kabupaten dan 1 kota di Provinsi Bengkulu agar dapat meraih hal yang sama untuk menyamakan ritme pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat Bengkulu yang lebih cepat.

“Saya berterima kasih khususnya kepada Bappenas dan Tim Penilai, kawan-kawan ASN, Anggota DPRD, organisasi masyarakat, perguruan tinggi, civil society dan untuk semua pihak yang ikut mengawal prosesperencanaan dan pembangunan daerah di Provinsi Bengkulu,” tutupnya. (HBN/rls)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*