Pemprov Bengkulu Mutasi 69 Pejabat, Sekda Kaur Jadi Sekwan, Sekda RL Kadis PMD


EKO/BE
LANTIK: Wagub Bengkulu Rosjonsyah melantik 69 pejabat eselon II, III dan IV Pemprov Bengkulu, di Gedung Serbaguna (GSG) Pemprov Bengkulu, Jumat (8/10) sore.

BENGKULU, BE – Gerbong mutasi di jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu telah dibuka. Hasil job fit atau uji kesesuaian pejabat eselon II pemprov pun, sudah mulai disebar oleh Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah dan Wakil Gubernur (Wagub) Bengkulu Rosjonsyah.
Tahap awal ini, ada 69 orang pejabat yang dimutasi maupun rotasi. Dari 69 orang itu, 67 pejabat administrator dan dua orang diantarnya pejabat eselon II yang diisi oleh dua orang Sekretaris Daerah (Sekda) kabupaten yang telah ikut job fit sebelumnya.
Sekda tersebut ialah Sekda Kabupaten Kaur H Nandar Munadi S Sos M Si resmi ditujuk sebagai Sekretaris Dewan (Sekwan) Provinsi Bengkulu. Lalu Sekda Kabupaten Rejang Lebong (RL), Raden Ahmad Denni SH MM ditujuk menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Bengkulu.
“Ini tugas, silahkan jalankan,” terang Wagub Bengkulu Rosjonsyah yang melantik pejabat di Gedung Serbaguna (GSG) Pemprov Bengkulu, kemarin (8/10).
Dijelaskan Rosjonsyah, ada dua pejabat eselon II yang dilantik, dalam mutasi dan rotasi yang dilakukan. Dua pejabat eselon II ini harus benar-benar berkontribusi dan mampu merealisasikan 18 program priorotas yang mulai direalisasikan pada tahun 2022 mendatang.
“Khusus Sekwan, anda mempunya dua pimpinan, yaitu Gubernur dan 45 anggota dewan. Maka harus bisa bekerja maksimal, harus punya dua muka. Ngadap Gubernur siap, ngadap dewan ssiap. Ciptakan kondusifitas antara legislatif dan eksekutif,” ungkapnya.
Untuk pejabat administrator yang telah dilantik, Rosjonsyah menegaskan, pejabat yang sudah ditujuk dijabatan baru itu harus benar-benar bisa bekerja maksimal. Karena untuk merealisasikan 18 program prioritas yang sudah masuk dalam RPJMD itu membutuhkan dukungan penuh dari pejabat administrator.
“Kalau bekerja lembek, maka tidak akan berjalan RPJMD yang masuk dalam 18 program prioritas. Maka perlu dukungan penuh,” tutur Rosjonsyah.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu, Ir Diah Irianti MSi mengatakan, pejabat yang dilantik sebanyak 69 orang itu, terdiri dari 2 orang eselon II, 23 orang pejabat eselon III dan 42 pejabat eselon IV.
“Ada yang memang pengangkatan, ada rotasi, ada juga pengukuhan,” ungkap Diah.
Lanjutan mutasi itu, menurut Diah, dipastikan akan dilakukan dalam waktu dekat, untuk pejabat eselon III dan IV. Hanya saja, waktunya masih menunggu keputusan dari Gubernur Bengkulu sebagai Pejabat Pembina Kepegawian (PPK).
“Lanjutannya segara, nanti ada dimasing-masing OPD. Jumlahnya di masing-masing OPD juga,” bebernya.
Untuk mutasi pejabat eselon II, Diah menegaskan, juga masih menunggu petujuk dari Gubernur Bengkulu. Sebab, untuk hasil job fit semuanya telah diserahkan kepada Gubernur Bengkulu untuk menentukan kebijakan. Terlebih 32 kepala OPD yang dievaluasi, telah menjabat lebih dari 2 tahun.
“Itu nanti Pak Gubernur yang menentukannya. Yang jelas, sekarang sudah siap,” tegasnya.
Disisi lain, Sekwan DPRD Provinsi Bengkulu, H Nandar Munadi S Sos M Si mengatakan, setelah melakukan proses yang panjang, baik itu job fit, akhirnya dirinya bisa duduk sebagai pejabat Pemprov Bengkulu.
“Posisi saya sebagai Sekwan, tentu sebagai tanggungjawab saya, bisa memposisikan diri sebagai sekwan. Karena banyak pihak yang harus sama-sama kita dukung, untuk saling bersinergi,” ungkap Nandar.
Sinergi yang dilakukan itu, tentu tidak lain dalam kebijakan Pemprov Bengkulu. Selain sinergitas itu berjalan, maka sekwan akan terus mendorong.
“Kalau nanti ada terjadi perbedaan-perbedaan, bagimana kita bisa mengkomunikasikan dengan baik, agar bisa ada jalan yang terbaik,” tutupnya. (151)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*