Pembobol Rekening Nasabah Bank Divonis Penjara dan Denda Rp. 3 M

TRI/BE – Direktur Ditreskrimum Polda Bengkulu Kombes Pol Teddy Suhendyawan Syarif didampingi Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno saat konferensi pers di Gedung Satreskrim Polda Bengkulu

Bengkulu, bengkuluekspress.com – Pengadilan Negeri Bengkulu kembali menggelar persidangan secara terbuka terhadap delapan terdakwa dalam perkara tindak pidana perbankan dengan cara membobol rekening nasabah di salah satu Bank BUMN Bengkulu dengan agenda pembacaan putusan atau vonis, Kamis (30/6).

Sidang yang dipimpin oleh Majelis Hakim Riswan Supartawinata ini menjatuhkan vonis lebih ringan dibandingkan tuntutan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Bengkulu tempo hari.

Dalam vonis yang dibacakan, hakim menjatuhkan hukuman penjara berbeda-beda sesuai dengan peran dan fungsi terdakwa. Seperti Chairul Hamdi divonis 2 tahun 4 bulan penjara denda Rp 3 miliar subsider 3 bulan penjara dari tuntutan JPU selama 3 tahun penjara denda Rp 4 miliar subsider 6 bulan penjara.

Terdakwa Fahrur Haflan selama 2 tahun 4 bulan. Vonis ini lebih ringan dibanding tuntutan sebelumnya yakni 3 tahun 6 bulan penjara dan dikurang selama masa tahanan.

Selanjutnya terhadap terdakwa Harry Kurniawan, Endrianur Rahman, Bobby Prabowo, Dimas Aryo,Rina Apriana, dan Ardiansyah vonis selama 1 tahun 8 bulan. Sedangkan tuntutan sebelumnya, 2 tahun 6 bulan penjara dikurang masa tahanan.

Ia menambahkan untuk satu terdakwa lainnya yakni RS yang berperan mencetak blanko ataupun dokumen lainnya divonis 1 tahun 4 bulan dari tuntutan 1 tahun 6 bulan penjara oleh JPU.

Atas putusan yang dibacakan Majelis Hakim tersebut, Dede Frastein selaku kuasa hukum para terdakwa akan mengambil sikap pikir-pikir terlebih dahulu sebelum melakukan koordinasi kepihak keluarga terdakwa atas putusan yang dibacakan hakim tersebut.

“Saat ini kita masih pikir-pikir dulu untuk nantinya kita akan koordinasi kepihak keluarga terdakwa,” tutup Dede Frastein.

Diketahui sebelumnya,para tersangka telah melakukan pembobolan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dengan modus melakukan pemalsuan buku rekening bank. Saat itu para tersangka ditangkap di kantor BRI KCP Rafflesia yang beralamat di Jalan Semangka Panorama Kota Bengkulu oleh pihak kepolisian Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bengkulu.(TRI)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*