Pejabat Enggan Bayar Pajak

RATU SAMBAN, BE – Potensi wajib pajak yang ada di Kota Bengkulu, sangatlah besar. Namun PAD selalu saja tidak memenuhi target dari sektor tersebut. Hal ini seringkali menjadi tanda taya dalam setiap pembahasan, baik di tingkat legislatif maupun eksekutif.Setelah dilakukan penelusuran, diantara wajib pajak yang menunggak atau tidak membayar pajak, adalah pejabat daerah, baik kota maupun provinsi. Beberapa usaha di Kota Bengkulu, diketahui banyak dimiliki oleh para pejabat. Namun sayangnya, mereka masih banyak yang engggan membayar pajak.“Kita akui, beberapa usaha milik pejabat sendiri, banyak yang tidak membayar pajak. Bahkan untuk menagihnya sendiri, kita sangat kesulitan. Jemput bola sudah kita lakukan, namun masih tidak juga membawakan hasil,” ungkap Kadis DPPKA Kota Bengkulu, Syaferi Syarif SE MM.

Dilanjutkannya, khususnya rumah makan, dan lokasi hiburan yang diketahui sang empunya adalah pejabat, begitu sulit ketika ditagih membayar pajak. Namun Kadis enggan menyebut nama rumah makan dan usaha serta pejabat dimaksud. Hanya saja ia mengakui, jika ada unit usaha pejabat yang tidak membayar pajak.“Kalau restoran yang kelasnya sudah nasional, dan ada di daerah, pasti itu menyetor pajak. Namun restoran besar masih skala daerah sangat sulit untuk membayar pajak. Dengan alasan, jika dinaikkan, pelanggan akan lari. Padahal justru terkadang harganya lebih mahal,” lanjutnya. (160)