Owner Arisan Online Samudera Ditetapkan Tsk

TRI/BE – Puluhan perempuan saat melaporkan owner arisan online samudera berinisial AJ ke Polda Bengkulu beberapa waktu lalu

Bengkulu, bengkuluekspress.com – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Bengkulu telah menetapkan owner arisan online Samudera berinisial AJ ditetapkan sebagai tersangka.

Penetapan tersangka terhadap owner arisan online Samudera tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Ditreskrimum Polda Bengkulu Kombes Pol Teddy Suhendyawan Syarif.

“Ya sudah kita tetapkan sebagai tersangka, tapi tidak ditahan karena tersangka sedang mengandung,” kata Kombes Pol Teddy Suhendyawan Syarif, Rabu (6/7) pada bengkuluekspress.com

Masih kata Kombes Pol Teddy, untuk penetapan tersangka dalam arisan online ini baru satu orang dan itu owner dari arisan online tersebut.

Sedangkan terhadap kerugian para korban arisan online yang dilaporkan oleh ke Polda Bengkulu dengan tafsiran ratusan jutaan rupiah hingga saat ini belum ada yang dikembalikan oleh tersangka AJ.

“Untuk kerugian ataupun masalah pengembalian hingga saat ini belum ada,” ungkapnya.

Sementara itu, status perkara terhadap tersangka AJ yang sudah naik menjadi penyidikan masih akan terus dikembangkan oleh pihak penyidik Ditreskrimum Polda Bengkulu sembari menyiapkan berkas perkara untuk dilimpahkan ke pihak Kejaksaan.

Diketahui sebelumnya, tersangka AJ yang merupakan owner arisan online samudera ini dilaporkan oleh puluhan perempuan yang tergabung dalama arisan online samudera pada bulan September 2021 lalu.

Arisan oneline samudera tersebut dikelola oleh tersangka AJ sejak 2020 lalu. Dimana dalam mencari anggota, tersangka melakukan promosi melalui sosial media dengan menjanjikan bahwa arisan tersebut dapat menguntungkan hingga Rp.2 juta dalam jangka waktu satu bulan. Namun mengalami kemacetan dalam penerimaan arisan sejak bulan Agustus lalu.

Adapun yang menjadi korban arisan online samudera ini diperkirakan lebih dari 34 orang bahkan mencapai ratusan orang. Dengan penyetoran uang yang bervariasi mulai dari Rp. 85 juta hingga terkecil Rp. 2,5 juta dan total kerugian yang dialami para member arisan online samudera ini mencapai Rp.500 juta. (TRI).



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*