Organisasi Khilafatul Muslimin Masih Dipantau

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno

Bengkulu, bengkuluekspress.com – Pasca membubarkan diri beberapa waktu lalu, pihak kepolisian masih akan melakukan pembinaan terhadap organisasi Khilafatul Muslimin yang berada di Kabupaten Kaur.

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno, mengatakan, pembinaan ini dilakukan setelah anggota organisasi Khilafatul Muslimin membubarkan diri yang ditandai dengan pernyataan sikap seluruh anggota dan penurunan atribut dan plang Khilafatul Muslimin Kemas’hulan Desa Sumber Harapan Kecamatan Nasal Kabupaten Kaur.

“Kita dari pihak kepolisian dan juga Forkopimda seperti MUI dan Departemen Agama akan melakukan pembinaan setelah mereka mengundurkan diri dari organisasi itu dan kembali pada ajaran syariat yang sesuai dengan islam,” kata Kombes Pol Sudarno, Senin (20/6) pada bengkuluekspress.com

Ditambahkan Kombes Pol Sudarno, sejalan dengan pembinaan yang akan dilakukan nantinya. Pihaknya juga akan melakukan pemantauan terhadap anggota-anggota kelompok organisasi Khilafatul Muslimin tersebut.

“Kita akan melakukan pemantauan secara terus menerus agar proses kembalinya mereka beejalan dengan baik dan tidak ada ajaran yang bertentangan ditengah masyarakat,” sambungnya.

Dijelaskan juga oleh Sudarno, organisasi Khilafatul Muslimin ini merupakan organisasi yang didirikan secara terselubung atau tersembunyi yang berdiri di Kabupaten Kaur dan tersambung langsung dengan organisasi yang ada di Provinsi Lampung.

Namun terkait penyebarannya saat ini, organisasi Khilafatul Muslimin tidak memiliki cabang disetiap daerah. Bahkan dari hasil temuan dilapangan, kegiatan yang dilakukan oleh organisasi Khilafatul Muslimin ini baru sebatas kegiatan pengajian yang berpedoman pada ajaran-ajaran tertentas dari organisasi itu sendiri.

Sedangkan untuk pendidikan atau kegiatan lainnya yang berbentuk sekolah, hingga saat ini belum ditemukan di organisasi Khilafatul Muslimin, Kaur.

“Kalau untuk aktivitas-aktivitas lainnya belum ada. Hanya sebatas pengajian yang dilakukan sesuai dengan ajaran dan pedoman organisasi itu saja,” tutup Kombes Pol Sudarno.

Diketahui sebelumnya, kepengurusan organisasi Khilafatul Muslimin di Kabupaten Kaur resmi membubarkan diri setelah pimpinan pusat Khilafatul Muslimin Abdul Qodir Hasan Baraja ditangkap polisi pada Kamis (16/6) lalu.

Jamaah Khilafatul Muslimin Sumber Harapan berjumlah 11 Kepala Keluarga dan terdiri 25 orang yang masuk daftar keanggotan dan 43 jumlah jiwa. Dengan pembubaran diri ini pihaknya tidak akan melakukan kegiatan-kegiatan majelis taklim yang berkaitan dengan Khilafatul Muslimin. Meraka juga memohon maaf kepada aparat dan masyarakat akibat adanya kedatangan dan kelompok Khilafatul Muslimin membuat keresahan masyarakat Indonesia khususnya Desa Sumber Harapan. (TRI).



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*