Optimis Tekan Kemiskinan

RAKOR: Asisten II Buyung Wiyadi saat membuka Rakor penanggulangan kemiskinan daerah bersama OPD terkait di aula Bappeda dan Litbang Kaur, Selasa (28/12).

BINTUHAN, bengkuluekspress.com – Wabah Covid-19 yang melanda Indonesia beberapa tahun terakhir ini sangat berdampak pada kemiskinan khususnya wilayah Kaur. Untuk mengatasinya, perlu kerja sama semua pihak. Pemkab Kaur terus mengupayakan dan optimis dapat menekan angka kemiskinan.

“Kita harus bersama-sama meningkatkan komitmen pelaksanaan percepatan penurunan angka kemiskinan, tentu seluruh stakeholder dan semua OPD di Kaur harus saling bekerja sama dan jangan bekerja sendiri,” kata Bupati Kaur, H Lismidianto SH MH melalui Asisten II Dr Ir Buyung Wiadi MM saat membuka Rakor Penanggulangan Kemiskinan Daerah bersama OPD terkait di aula Bappeda dan Litbang Kaur, Selasa (28/12).

Dikatakan Buyung, kondisi saat ini berpengaruh kepada ekonomi masyarakat. Agar angka kemiskinan jangan bertambah, Pemkab Kaur telah melakukan upaya dengan lebih fokus kepada masyarakat yang tergolong tidak mampu. Juga berharap semua organisasi perangkat daerah (OPD) dapat bekerjasama dalam penanganan kemiskinan.

“Kita berharap agar para pimpinan OPD untuk bersinergi dalam penanganan kemiskinan daerah dan penyaluran segala bantuan berbasis data terpadu kesejahteraan sosial, sehingga bantuannya dapat terarah, tepat sasaran pada masyarakat yang kategori miskin,” terangnya.

Ditambahkannya, Pemkab Kaur telah melaksanakan beberapa program tentang percepatan penanggulangan kemiskinan. Dimana telah diprogramkan secara menyeluruh oleh masing-masing OPD dilingkup Pemerintah Kaur yang secara garis besar tercakup bidang pendidikan, bidang kesehatan, bidang insfrastruktur dan bidang pengembangan ekonomi kerakyatan.

“Angka kemiskinan di Kaur itu adalah 45 persen untuk itu kita sebagai pihak pemerintahan mempunyai kewajiban untuk memberantas kemiskinan. Saya berharap kita seluruh OPD bersama-sama mencari persoalan apa yang menjadi penghambat, apakah itu SDM yang kurang berjalan dengan baik, sehingga Kaur bebas dari kemiskinan,” tandasnya. (618)