Ops Antik Nala, 2000 Pil Samcodin Diamankan

FOTO BE- Ribuan pil samcodin saat diamankan pihak kepolisian

Bengkulu, bengkuluekspress.com – Ribuan pil obat samcodin berhasil diamankan pihak Polda Bengkulu dan Polres jajaran dalam rangka Operasi Antik Nala Tahun 2022 yang digelar selama dua pekan terkahir.

Disampaikan Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno, ribuan pil obat samcodin tersebut didapat saat pihak kepolisian melakukan pengungkapan kasus penyalahgunaan narkotika di wilayah Provinsi Bengkulu.

Dari pengungkapan tersebut, beberapa diantaranya didapati pelaku pengedar atau tanpa hak dan izin penjualan secara resmi terkait obat samcodin tersebut.

“Dari hasil ops antik nala tahun 2022 ini sementara barang bukti yang kita amankan paling banyak itu pil samcodin yang berhasil kita amankan itu ada 2000 lebih dan selebihnya ada narkotika jenis sabu dan ganja,” kata Kombes Pol Sudarno, Senin (4/7) pada bengkuluekspress.com

Ia menambahkan, penggunaan pil samcodin saat ini masih marak di Bengkulu. Terlebih, pengguna atau yang mengkonsumsi pil samcodin ini menyasar pada kalangan pelajar ataupun anak-anak.

Sehingga dengan pengungakapan kasus ini, sambung Kombes Pol Sudarno, peran orang tua dalam pengawasan dan penjagaan anak sangat diharapkan. Hal ini dilakukan agar anak-anak yang menjadi generasi penerus bangsa dapat terhindar dari hal-hal yang negatif seperti penyalahgunaan obat terlarang.

“Dengan diamankannya ribuan pil obat samcodin ini kita mengharapkan peran orang tua untuk dapat mengawasi lebih ekstra terhadap anak-anaknya,” ungkapnya.

Sementara itu, dari giat operasi Antik Nala Tahun 2022 ini, sedikitnya Polda Bengkulu dan Polres jajaran telah mengamankan sebanyak 33 orang pelaku penyalahgunaan narkotika baik sabu maupun ganja.

Operasi Antik Nala Tahun 2022 ini digelar sejak 28 Juni hingga 12 Juli 2022 mendatang. Dengan sisa waktu operasi yang ada, pihak kepolisian akan semakin menggencarkan pengungkapan kasus penyalahgunaan narkotika tersebut.

“Dengan sisa waktu operasi yang ada, mudah-mudahan kita bisa mengungkap kasus yang lebih banyak lagi sehingga kita bisa menekan angka penyalahgunaan narkotika di Bengkulu,” tutup Kombes Pol Sudarno. (TRI).



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*