One Prestasi, MoU PTM Sebaiknya Dibatalkan

MUARA BANGKAHULU, BE – Tidak tuntasnnya pembahasan MoU PTM, antara pihak Pemkot Bengkulu dan menejemen membuat dewan berang. Uaya untuk menindak lanjuti hal tersebut oleh pihak legislatif tidak juga membawakan hasil.Pansus yang telah dibentuk oleh wakil rakyat ini, tidak berjalan mulus sebagaiman harapan. Terlebih Pemkot terus menjanjikan akan menuntaskan masalah ini, sehingga cukup membuat dewan lega. Namun nyatanya hhingga saat ini, hasil MoU tersebut belum juga nampak, dan membuat dewan kembali tanda tanya.Diungkapkan Ketua Pansus PTM, Suimi Fales SH, bahwa solusi terbaik belum ditemukan antara pihak pemkot, dan management, terlebih sama sekali tidak melibatkan dewan dalam setiap pembahasan. Untuk itu ia menilai bahwa MoU PTM one prestasi, dan sebaiknya tidak perlu dilanjutkan.“Tidak perlu lagi dilanjutkan, karena hanya membuang-buang waktu saja. Terlebih jika tidak menguntungkan daerah, dan masyarakat. karena hal ini, pasti one prestasi, dan tidak perlu lagi dilanjutkan pembahasannya,” tegasnya.Sekertaris komisi II ini, sudah berulang kali meminta agar ada kejelasan mengenai MoU PTM, dengan melibatkan dewan. Sehinggapembhasan bisa berjalan secara terbuka transparan, dan kedua belah pihak sama-sama mendapatkan keuntungan. “Sampai sekarang kita tidak menerima lapaorannya, jadi hanya pemkot dan management PTM saja yang tau. Sedangkan kita tidak bisa berbuat banyak, desakan dana surat suddah sering dilayangkan namun masih gagal,” cetusnya.Politisi PKB ini, menilai bahwa MoU PTM sengaja dipermainakan. ia juga menduga bahwa nantinya akan ada deal-deal tertentu untuk memuluskan perjanjian tersebut. “Intinya jangan sampai kita rugi, dan tidak berpihak terhadap keepentingan masyarakat maupun pedagang sekitar,” tukasnya. (160)