Nelayan Ditemukan Membusuk

BINTUHAN, BE – Setelah 30 jam pencarian, Asma alias Didi (60) nelayan asal Pelabuhan Ratu Sukabumi, Jawa Barat, korban badai Rabu lalu (25/1) akhirnya ditemukan. Korban badai yang menetap di Pasar Lama, Kaur Selatan ditemukan, kemarin (27/1) sekitar pukul 07.30 WIB dalam kondisi mengenaskan dan tak bernyawa. Jasad korban telengkup tanpa busana bagian perut, dada, dan tangan sudah hancur diduga akibat benturan keras karang dan hewan laut. Dengan temuan itu, total jumlah korban tewas akibat badai menjadi 3 orang. Jasad korban pertama kali ditemukan Sukardi (45), nelayan setempat. Saat itu Sukardi hendak memancing tiba-tiba melihat sosok tubuh warna putih tanpa busana tersebut sudah menepi. Lokasi penemuannya berada 200 meter arah barat daya Pantai Pasar Lama Kecamatan Kaur Selatan. “Kondisinya cukup memprihatinkan. Awalnya saya ragu kemudian setelah mendekat ternyata itu mayat,” ujar Sukardi. Akhirnya mayat Asma dibawa aparat kepolisian Polsek bersama muspida dan dokter Puskesmas Kecamatan Kaur Selatan. Setelah dimandikan langsung diserahkan keluarga korban kemudian diserahkan kepihak keluarganya untuk dimakamkan di daerah asalnya Sukabumi Jawa Barat. “Semua biaya sudah ditanggung Pemkab Kaur. Kita membantu agar mayat bisa cepat dikuburkan,” jelas Kadissosdukcapil Kaur Drs Sarjoni Hanafi Kepada BE kemarin. Sementara itu, Kapolres Kaur AKBP Andi Heru Santo SH Sst MK mellaui Kasat Reskrim AKP Lumban Raja didampingi Kapolsek Kaur Selatan AKP Bayu Hermanto mengungkapkan tewasnya korban lantaran badai dan ombak besar yang menerpa beberapa hari lalu. Dari idenfikasi mayat murni karena tewas di laut melihat ada bagian tubuhnya yang sebagian rusak. Dibagian lain Kepala BPBD Kaur Drs Mulyadi Usman MM mengingatkan nelayan sepekan ini untuk tidak melaut sementara waktu. Mengingat ketinggian ombak yang tak menentu ditambah cuaca ektrem.”Semuanya harus meningkatkan kewaspadaan dengan cuaca buruk beberapa hari terakhir ini,” imbuhnya. (823)