Mobil Buah Terjungkal

KEPAHIANG, BE – Diduga sopir mengantuk saat mengemudi, mobil boks nopol BG 8185 UL yang membawa buah-buahan terjungkal di jalan raya Desa Pagar Gunung tepatnya daerah perbatasan antara Das Petah Kecamatan Kepahiang. Mobil boks pengangkut buah-buahan yang berasal dari Palembang tujuan Kota Bengkulu tersebut juga menabrak warung milik salah seorang warga setempat. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, tetapi kerugian ditaksir mencapai puluhan juta karena kondisi mobil yang rusak berat dan warung warga hancur berantakan.Menurut keterangan saksi mata, laka tunggal yang terjadi di jalan lintas Kepahiang-Curup terjadi sekitar pukul 07.30 WIB Jumat (30/3) kemarin. Mobil boks tersebut dikemudikan Ujang (55) warga Pusing Batang Palembang dengan kernetnya Ikhsan (18). Awalnya mobil itu melaju kencang, tiba-tiba di depan TKP yang merupakan jalan menikung mobil bok yang bermuatan buah-buahan mobil tersebut oleng sehingga akhirnya terbalik dan menabrak warung buah milik warga setempat.”Akibat kecelakaan ini menyebabkan warung buah saya mengalami kerusakan yang cukup parah,” ujar Feri (35), pemilik warung. Kapolres Kepahiang AKBP Sudarno SSos MH melalui Kasat Lantas AKP Dedi Kusnadi SH membenarkan peristiwa lakalantas tersebut. Saat ini pihaknya sudah mengamankan kendaraan naas tersebut untuk dilakukan penyelidikan penyebab kecelakaan tersebut. “Kita sudah mengamankan mobil tersebut karena sempat mengakibatkan kemacetan jalan,” ujar Kasat. Sejauh ini dugaan pihaknya menduga penyebab kecelakaan tersebut karena pengemudi dalam keadaan mengantuk sehingga mobil sarat muatan buah tersebut terbalik sebelum akhirnya menabrak warung milik warga sekitar.Sementara itu, Ujang (55) mengaku kecelakaan itu terjadi karena dirinya mengelak seorang pengendara sepeda motor. “Kecelakaan ini ini terjadi karena saya bermaksud mengelak sepeda motor dengan cara membanting stir ke kiri. Pada saat banting stir itulah mobil yang masih banyak muatannya oleng ke kiri dan ke kanan, sehingga akhirnya terbalik serta menabrak warung ini,” ungkapnya.(505)