Minim Penyerapan Anggaran Covid-19

Vaksinator tengah melakukan vaksinasi kepada warga Seluma yang belum divaksin.

TAIS, bengkuluekspress.com – Sekalipun Pemerintah Kabupaten Seluma sudah mengalokasikan anggaran Covid-19 sebesar Rp 37,4 M di tahun 2021, namun hingga pertengahan November justru penyerapan anggaran Covid-19 sangatlah minimm, dan baru terserap Rp 7,7 M saja.

“Sampai sekarang penyerapannya baru 20,7 persen saja dan masih banyak tersisa,” tegas Kepala BPKD Seluma, Marah Halim SP MP MSI MAk kepada wartawan.

Disampaikan, jika tidak ada usulan vaksinator lagi. Maka sebesar Rp 26,7 M maka akan menjadi Silpa di tahun 2021 ini. Hanya saja, jika pendapatan daerah masuk ke kas daerah maka anggaran Covid-19 ini akan tetap bisa dipergunakan dan sebaliknya maka akan menjadi Silpa.

“Jika pendapatan daerah masuk ke kas maka bisa digunakan dan sebaliknya jika usulan sudah masuk dan pad tidak ada maka jelas tetap saja tidak bisa di gunakan,” sampainya.

Dibeberkan lagi, tidak adanya penyerapan ini juga di sebabkan oleh tidak adanya pasien yang terkonfirmasi covid-19 dalam penanganannya. Melainkan, untuk vaksinator tetap bisa dilakukan dan di usulkan serta saat ini belum ada usulan lagi dari instansi terkait.

“Sejauh ini belum ada usulan lagi, termasuk vaksinator yang baru saja dilakukan,”sampainya.

Ditambahkan jika rekapan vaksinator merupakan bagian dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas Kesehatan. Dan usulan inilah yang akan disampaikan ke BPKD untuk di proses pencairan dan jelas harus ada kajian lebih lanjut dari inspektorat.

“Rekapannya disampaikan oleh Dinkes dan kita akan memproses jika memang usulan sudah sampai ke BPKD,” imbuhnya singkat. (333)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*