Milenial Diminta Lestarikan Budaya

PAMERAN: Asisten 1 Setda Kaur, Drs Sinarudin didampingi Kadispendik Provinsi, Kaur dan kepala sekolah dan kepala OPD saat melakukan pemotongan pita tanda pembukaan pameran keliling meseum negeri Bengkulu dan dilanjutkan peninjauan pameran di SMA 1 Kaur, Jum’at (19/11).

BINTUHAN, bengkuluekspress.com – Bupati Kaur H Lismidianto SH MH melalui Asisten 1 Setda Kaur, Drs Sinarudin mengajak para siswa atau generasi milenial untuk memperkuat dan melestarikan budaya daerah. Ajakan ini disampaikan Drs Sinarudin saat membuka kegiatan pameran, sosialisasi dan lomba museum negeri Bengkulu di SMA 1 Negeri Kaur, Jum’at (19/11).

“Melalui kegiatan ini saya mengajak siswa agar selalu melestarikan budaya daerah. Juga saya minta kepada untuk para siswa di Kaur ini agar menyaksikan pameran keliling ini yang penuh dengan manfaat ini,” kata Sinarudin.

Dikatakannya, dimana dalam pameran keliling meseum negeri Bengkulu yang digelar di SMA 1 Kaur ini, banyak koleksi budaya seperti benda-benda pusaka yang mengandung nilai sejarah bagi daerah. Untuk itu ia berharap, masyarakat luas mengetahui bahwa Museum bisa dijadikan sarana edukasi dan sosialisasi tentang kebudayaan Bengkulu.

“Mari kita jaga bersama-sama kebudayaan dan adat-istiadat lokal yang ada karena keanekaragaman dan keunikannya merupakan kekayaan daerah yang harus kita lestarikan, ini untuk menuju Bengkulu berbudaya,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu Drs. Eri Yulian Hidayat M Pd kegiatan pameran, sosialisasi dan lomba museum negeri Bengkulu di SMA 1 Negeri Kaur dengan tema “Lestarikan Nilai-nilai Sejarah dan Kearifan Lokal melalui museum menuju Bengkulu Berbudaya”. Melalui kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pengetahuan kepada masyarakat khususnya pelajar di Kabupaten Kaur terkait informasi dan pengetahuan serta pemahaman terhadap kelestarian sejarah dan budaya daerah Bengkulu.

“Pameran ini bertujuan untuk mengajak masyarakat agar terus mencintai dan turut melestarikan peninggalan sejarah dan budaya. Dimana warisan budaya itu ada dua bentuk yaitu warisan budaya berupa benda dan warisan budaya tak benda,” terangnya.

Dalam kegiatan pameran keliling museum negeri Bengkulu yang dibuka Asisten 1 Setda Kaur dan dihadiri Kepala OPD terkait, para Kepala Sekolah, Kapolsek KS itu, memamerkan berbagai koleksi Museum Negeri Bengkulu. Diantaranya naskah kuno, tenun tradisional, dapur tradisional, senjata tradisional dan kapak batu. (618)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*