Lestarikan Bahasa Daerah, Gunakan Bahasa Indonesia, Pelajari Bahasa Asing

FOTO ASEPTO/BE – Wakil Walikota (Wawali) Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi SE MM  berpose bersama dengan peserta terbaik Duta Bahasa Provinsi Bengkulu.

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Wakil Walikota (Wawali) Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi SE MM berharap kepada pemuda/pemudi Duta Bahasa Provinsi Bengkulu yang terpilih, untuk menjadi motor bagi pemuda untuk melestarikan bahasa daerah, menggunakan bahasa Indonesia dan mempelajari bahasa Asing. Hal itu disampaikan Dedy pada malam final Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Bengkulu 2022 di Adeeva Hotel, Senin (24/5) malam.

Dalam agenda tersebut menghadirkan 3 juri dari berbagai kalangan, yakni Kepala Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu Yanti Riswara, SS M.Hum, Guru Besar Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Bengkulu (Unib) Prof Dr Sarwit Sarwono MHum dan Wakil Walikota (Wawali) Dedy Wahyudi SE MM.

Acara final pemilihan Duta Bahasa 2022 ini menampilkan 20 finalis mewakili berbagai daerahnya masing-masing, dan terpilih namun peserta Terbaik 1 Putra atas nama Faishal Digdoyo Prasajo dengan total nilai 322,4 dan terbaik 1 putri Sherly Eka Winanda dengan perolehan nilai 329,40.

“Kita melihat tesnya tadi, pemilihan sejenis ini yang paling sulit tadi soal bahasa tadi teman-teman mendengar seperti ujian. Maka dari itu menurut saya, mereka yang jadi pemenang itu betul-betul melalui seleksi yang ketat dari masa karantina sampai puncak ini dan insya Allah ini terbaik dan nanti mereka akan ke tingkat nasional. Kita doakan mereka bisa mengharumkan nama provinsi Bengkulu,” ujar Dedy Wahyudi kepada wartawan Bengkuluekspress.com.

Wawali berharap kepada para Duta Bahasa yang terpilih untuk komitmen menjadi motor penggerak para pemuda untuk melestarian bahasa daerah, menggunakan bahasa Indonesia dan menguasai bahasa asing.

“Sesuai dengan namanya duta bahasa maka mereka nanti, kita berharap betul-betul menjadi motor, duta dalam menyampaikan pesan-pesan bagaimana menggunakan bahasa yang baik dan benar tadi kita lihat tag linenya, utamakan bahasa Indonesia, lestari kan bahasa daerah dan kuasai bahasa Inggris. Jadi kita harus bahasa daerah kita lestarikan bahasa Indonesia kita utamakan dan bahasa asing yang harus kita kuasai insya Allah yang terbaik,” tutup Dedi.(CW3/ASEPTO)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*